Zaiful Bokahri: Stop Pemasungan Gangguan Jiwa di Lampung Timur

309
Plt. Bupati Lamtim, Zaiful Bokhari (tiga dari kiri, red) foto bersama M. Sawir selaku Kasubbid Direktorat Jenderal rehabilitasi sosial penyandang disabilitas mental dari Kementerian Sosial Republik Indonesia berserta jajarannya.

Lampung Timur, Inspirasi Post – Plt. Bupati Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Zaiful Bokahri berharap agar tidak ada lagi pemasungan orang dengan gangguan jiwa di daerahnya. Biar bagaimana, orang gila tetap manusia dan harus mendapatkan rehabilitasi medis dan sosial, sehingga fungsi sosialnya diharapkan dapat pulih kembali,” ujar Zaiful Bokahri saat memberikan arahannya di Aula Sekretariat Pemkab Lamtim, Senin (09/04/2018).

Acara tersebut bertajuk, pengarahan kunjungan kerja Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam rangka evakuasi korban pasung di Kabupaten Lampung Timur Tahun 2018. Dihadiri pula oleh, M. Sawir selaku Kasubbid Direktorat Jenderal rehabilitasi sosial penyandang disabilitas mental dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, dan Wibowo selaku Pimpinan Panti Sosial Bina Laras (PSBL) dharma guna bengkulu sebagai kepanjangan tangan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam masalah penanganan disabilitas mental.

Plt. Bupati Lamtim, Zaiful Bokhari saat berikan sambutan terkait mencegah penyandang disabilitas mental mengalami pemasungan.

Lebih lanjut Zaiful Bokhari menegaskan, pada gerakan stop pemasungan adalah untuk mencegah penyandang disabilitas mental mengalami pemasungan dan pemasungan kembali serta mendapatkan rehabilitasi medis dan sosial, sehingga fungsi sosialnya diharapkan dapat pulih kembali. Diketahui, data Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), atau pemasungan di Kabupaten Lampung Timur pada Tahun 2017 telah mencapai 34 orang, dan dari sejumlah tersebut sebanyak 15 orang akan dilakukan dievakuasi ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan rehabilitasi.

Evakuasi sendiri dilaksanakan oleh tim evakuasi yang terdiri dari tiga tim, yakni Tim Kesatu untuk melaksanakan evakuasi ODGJ di Kecamatan Sekampung Udik. Selanjutnya Tim Kedua di Kecamatan Bumi Agung, Sukadana dan Margatiga, serta Tim Ketiga bertugas melaksanakan evakuasi di Kecamatan Raman Utara dan Pekalongan.Acara pengarahan sendiri di tutup dengan sesi tukar cenderamata dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. (Ant/Red)

BACA JUGA:  Lawan !!, LMND Gelar Aksi Demo Usir PT. Freeport dari Indonesia

 Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)