Waduh !! Bendahara Saracen Selalu Mangkir dari Panggilan Mabes Polri

345
Jakarta, Inspirasi Post – Divisi Humas Polri Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri telah melakukan panggilan kepada Bendahara Saracen sebanyak dua kali, namun tak 1 kali pun dipenuhi panggilan tersebut.hal tersebut dinilai tidak kooperativ dalam perkara yang tengah di periksa oleh Mabes Polri.
Menurut keterangan yang didapat dari Kepala Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar, Bendahara Saracen atas nama Retno alias Mirda, Dwiyandi dan Riandi, saat panggilan kemarin Senin (02/10/2017) kembali mangkir.
Perlu diketahui bahwa Retno sudah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik, padahal keterangan darinya sangatlah dibutuhkan untuk keperluan pengungkapan aliran dana yang diterima grup Saracen.
” Pemanggilan tersebut terkait kasus penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong berkonten Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA) oleh sejumlah anggota kelompok Saracen di jejaring media sosial Facebook.”
” Ketidak hadiran ketiga bendahara Saracen tersebut mempunyai alasan yang bervariasi seperti ada yang baru menerima kabar pemeriksan , ada yang mengaku bahwa dirinya sedang mengalami sakit diare, dan ada pula yang langsung mengirim pesan ke pihak penyidik. “
Namun sejauh ini pihak kepolisian telah melakukan penahanan terhadap empat orang tersangka pengelola Saracen.
Jasriadi (Jas), Muhammad Faizal Tonong (MFT), Sri Rahayu Ningsih (SRN), dan Muhammad Abdullah Harsono. (Yudha Saputra)
BACA JUGA:  Kejuaraan Drag Bike siap jadi agenda Wisata Lampung Timur 2018