Tolak Revisi UU MD3, Puluhan Massa PMII Demo di Gedung DPRD Metro

449
Menolak revisi UU MD3, puluhan massa yang tergabung dalam Pergerakan PMII, demo di gedung DPRD Metro.

METRO, Inspirasi Post – Puluhan massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), unjuk rasa di depan Gedung DPRD Metro. Pasalnya, aksi itu dalam rangka menyuarakan penolakan terhadap revisi tentang Undang-undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3). Namun sayangnya, seluruh Anggota Dewan tidak ada di tempat dan masih berada di Batam.

Dalam aksi demo itu, di jaga ketat oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan anggota Polres Metro yang berjaga menahan massa.

Juru bicara PMII Metro, Galih Pangestu menjelaskan, bahwa dengan diterbitkannya revisi UU MD3 kebebasan dalam menyampaikan pendapat yang selama ini menjadi simbol demokrasi kini telah mati ditangan DPRD. “Hal ini, ditandai dengan disahkannya rancangan UU tentang perubahan kedua atas UU nomor 17 tahun 2014, tentang MD3,” kata Galih, Rabu (7/3/2018).

Puluhan massa PMII, demo di gedung DPRD Metro. Namun sayangnya, seluruh anggota Dewan tidak ada di tempat.

Lebih lanjut Galih menambahkan, bahwa pihaknya menolak tegas pasal-pasal yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dalam revisi UU MD3 itu. Sebab, pada revisi UU MD3 tersebut terdapat beberapa pasal yang mengkriminalisasi dan sekaligus mengkerdilkan hak berpendapat rakyat, diantaranya pasal 73, pasal 122 huruf (k) dan pasal 245.

Adapun isi dari pasal 73, terang Galih, DPR akan menggunakan kepolisian untuk melakukan pemanggilan paksa bahkan melakukan penyanderaan selama 30 hari. Sementara itu, pasal 122 huruf (k), mengatur tentang kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR,” ujarnya.

Galih menilai, pelarangan mengkritik anggota dewan ini akan merusak hak demokrasi masyarakat. “Ia menambahkan, DPRD Metro harus membuat pernyataan penolakan revisi UU MD3 baik secara tertulis maupun secara lisan. Pihaknya, akan segera kembali ke gedung DPRD Metro, dan membawa massa lebih nanyak lagi,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kaskoarmada II Hadiri Kunjungan Kerja Menko Polhukam Dan Mendagri Di Jawa Timur

Atas revisi UU MD3 ini pun, PMII menuntut Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) UU MD3. Massa PMII Metro, juga menuntut DPRD menyampaikan tuntutan ke DPR RI. Bahkan, PMII juga mengajak seluruh elemen masyarakat menolak revisi UU MD3.  Editor: (Purwadi / Red)

Purwadi Ardi (Pimpinan Redaksi)