Tik Tok !, Kepala Sekolah Tamat Riwayat Berganti KUPT Hanya di Kota Metro

693

Kota Metro, Inspirasi Post- Walikota Metro Achmad Pairin melantik 57 kepala sekolah menjadi Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (KPUTD) Pendidikan  Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Pelantikan berlangsung di aula kantor pemerintah kota (pemkot) setempat, Selasa (10/07/2018)  

Mereka yang dilantik: sepuluh orang sebagai KUPTD Pendidikan SMP dan 45 orang sebagai KUPTD Pendidikan SMP .

Dalam pelantikan tersebut, Walikota Achmad Pairin meminta salah satu kepala sekolah yang hendak dilantik menjadi Kepala UPTD untuk diganti. Penyebabnya, kepala sekolah tersebut tidak hadir tanpa keterangan.   

“Hadir semua atau tidak. Yang tidak hadir diganti saja, masih banyak yang lain. Dua kepala sekolah yang tidak hadir. Satu di Solo, karena orang tuanya operasi. Sedangkan yang satunya tidak hadir, tanpa keterangan. Maka yang tidak ada keterangan itu, diganti saja,” kata Pairin. 

Dia menegaskan, tenaga pendidik harus disiplin, sebab menjadi contoh bagi peserta didik. Terlebih, visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan. 

“Bagaimana Kepala UPTD mengajarkan disiplin kepada siswa dan guru-gurunya, jika dirinya sendiri tidak disiplin. Dalam rakor bulanan, itu juga saya terapkan kepala dinas harus disiplin. Maka yang tidak hadir tanpa keterangan diganti saja,” tegasnya. 

Dia meminta seluruh KUPTD Pendidikan yang dilantik lebih maksimal meningkatkan kualitas program pendidikan di ruang lingkup tugas masing-masing.

“Bukan hanya kelulusan 100 persen saja, tetapi yang harus diperhatikan juga adalah kualitas siswa. Bagaimana siswa lulus sekolah bisa masuk ke sekolah dengan mudah, karena kualitasnya memang baik. Ini bukan hanya dari SD dan SMP, tetapi dari PAUD dan TK juga,” pintanya. 

Selain itu, dia juga mengingatkan para Kepala UPTD Pendidikan itu, untuk membangun koordinasi yang baik dengan guru-guru. “Jika Kepala UPTD dan guru tidak komunikasi yang baik, maka sekolah tersebut susah untuk berprestasi. Jangan sampai ada guru mau demo kepala sekolahnya,” imbaunya

Edi Jatmiko,SE , Aktivis Matta INSTITUTE 

Disisi lain , Edi Sujatmiko, SE , Aktivis Matta INSTITUTE saat di mintai pendapatnya , mengatakan ,

BACA JUGA:  KPK Titipkan Dua Kuda Presiden Jokowi ke Istana Bogor

” Terobosan ini masih terlalu dini , dan semoga bukan menjadi ajang jual beli jabatan , karena beberapa waktu lalu sempat beredar santer bahkan viral modus jual beli jabatan kepala sekolah, tetapi kami tetap akan ikut memonitoring dan akan mendalami konsepsi perubahan sistematis ini ” tegas aktivis muda ini.

( YUDHA SAPUTRA / Pimpinan Redaksi )