Tergerus Industri 4.0 ‘ Mamang Becak ‘ Bertahan di Pinggiran Kota

399
Bandar Lampung- Alat Transportasi becak masin tetap bertahan diera Millenial yang mana semua jenis transportasi akan berbasis digital.
Belum usai ‘ Gempuran ‘ Becak mesin atau kerap di sebut Bentor, untuk jenis becak yang digerakkan dengan mesin, kini para pengayuh becak tradisional itu harus kembali melawan dahsyat nya arus teknologi Industri 4.0 yang mana basis transportasi massa pun makin bersaing ketat.
Untuk diketahui, Becak mesin merupakan kendaraan yang sangat populer untuk perjalanan dari pintu ke pintu. becak mesin masih eksis walaupun bersaing dengan jasa kendaraan yang serba online.
berdasarkan pantauan
inspirasipost.com  di Propinsi Lampung masih tersisa ‘Becak Tradisional atau Becak Kayuh’ .
Hari ini, Reporter Inspirasi Post berhasil mewawancarai salah satu driver dilokasi pasar teluk betung pusat perbelanjaan bahan kain dan aneka lainnya dijI.ikan tongkol teluk betung Bandar Lampung.
“Ya kami juga online mas, lewat panggilan lewat wa atau telepon”pungkas royo salah satu tukang becak sambil tersenyum bercanda.
  Para tukang becak ini kebanyakan mangkal dari pagi sekitar jam 08 hingga sore hari  bahkan ada yg sampai malam.
Para Pengayuh becak tradisional ada yg sudah dirubah menggunakan tenaga mesin motor atau lebih sering disebut betor (becak motor).
Sumber pendapatan mereka tergantung dari jumlah yg menggunakan jasa mereka
“kira kira dapet 100 ribu lebih lah kalau rame.” Tutur diman pengayuh becak tradisional.
Disisi lain, tampak para pengayuh becak tradisional berada di jl. gurame Teluk Betung bandar lampung menjadi tempat mereka mangkal.
Kebanyakan dari pengguna jasa mereka untuk membawa barang belanjaan.
Salah seorang penumpang becak bernama sulis yg sedang membawa barang belanjaannya menggunakan jasa becak menambahkan.
” tapi sekarang tidak seramai dulu mas kalau menurut saya,yaa mungkin jarang yg berbelanja apa ya.” Jelasnya dengan nada haru.
Para ibu yang sedang berbelanja yang sulit membawa barang belanjaan nya sangat terbantu dengan adanya para tukang becak, yang tak segan menawarkan jasanya untuk mengantarkan dan membawakan barang belanjaan nya.
(Red / Dha / Ali )
BACA JUGA:  Wow!, Akhirnya Aktivis Die Jugend Lampung Melenggang ke Kemenpora