Subagio: Jadikan Kampung Pujo Asri Bebas Miras dan Narkoba

1359
Kepala Kampung Pujo Asri, Subagio saat di konfermasi Wartawan Inspirasi Post terkait program, agar masyarakatnya bisa terbebas dari miras dan narkoba.

Lampung Tengah, Inspirasi Post – Kepala Kampung Pujo Asri, Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Subagio mengatakan, bahwa pemuda adalah generasi penerus bangsa dan pemudanya kuat bisa menjadi bangsa yang kuat pula. “Oleh sebab itu, pihaknya programkan pembangunan mental, yakni jadikan Kampung Pujo Asri bebas dari minuman keras (miras) dan Narkoba.

Menurutnya, miras dan narkoba sudah selayaknya diberantas karena dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Dalam ajaran agama tertentu, minum minuman keras adalah perbuatan yang dilarang. Sebab itu, Kampung Pujo Asri memiliki beberapa program unggulan, yaitu larangan masyarakat mengkonsumsi miras dan narkoba. Hal tersebut, agar pemuda-pemuda yang dibina untuk hidup sehat dan mandiri, nantinya mereka bisa membangun Kampung untuk lebih baik dan maju dalam segala bidang,” tegas Subagio kepada Inspirasi Post, Rabu (11/4/2018) di selah kegiatannya.

Lebih lanjut Subagio mengatakan, sebelum menjabat sebagai Kepala Kampung Pujo Asri, dirinya punya keinginan untuk masyarakatnya bisa terbebas dari miras terutama para anak muda dan remaja. Kita ketahui bersama, bahwa remaja yang bisa merubah dunia dengan pemikirannya. Banyak  remaja yang dapat membanggakan negaranya, dengan berbagai prestasi yang diraihnya.

Remaja memiliki rasa ingin tahu, dan rasa ingin tau ini sangat berguna bagi dirinya karena dengan sifat ini, kata Subagio, remaja bisa menjadi kreatif dan mau mencari tahu tentang sesuatu yang belum dia ketahui. Tapi dari sebagian remaja mempunyai sifat rasa ingin tahu yang dimilikinya, bisa menjadi hal yang negatif bila remaja menggunakannya pada hal-hal negatif,” jelasnya.

Subagio menambahkan, telah kita ketahui masa remaja ini masa pencarian jati diri. Pada masa ini, remaja mencoba berbagai hal untuk mendapatkan jati diri yang sesungguhnya. Hal yang dilakukan seorang remaja, bisa yang positif ataupun hal yang negatif. “Oleh sebab itu, sebisa mungkin sebaiknya dijauhkan dari pengaruh miras dan narkoba.

BACA JUGA:  Ini Daftar Nama Anggota DPRD Jakarta Yang Akan Di Lantik

Dimasa ini, para remaja sulit membedakan mana hal yang boleh dilakukan dan mana hal yang tidak boleh dilakukan. Karena bagi remaja, semua hal yang dilakukannya dianggap benar. Faktanya, lanjut Subagio, kita dapat melihat dari lingkungan kita sendiri, bahwa banyak kenakalan remaja sekarang ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, dan miras, tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi banyak juga dari kalangan para remaja,” ungkapnya.

“Saya sangat bersyukur, kata Subagio, sebab program bebas miras Kampung Pujo Asri mendapat dukungan dari segenap elemen masyarakat baik dari sesepuh, tokoh agama, para pemuka masyarakat, tokoh pemuda serta seluruh perangkat Kampung Pujo Asri. Sehingga, program tersebut bisa dilaksanakan secara maksimal dan mendapat apresiasi atas peran serta dari semua pihak.

“Saya menyadari, sebaik apapun yang kita buat apabila tidak ada dukungan dari segenap masyarakat, maka keberhasilannya sangat sulit diperoleh. Namun, perlu menjadi pehatian serius dan dukungan dari masyarakat untuk mencegah peredaran miras di Kampung Pujo Asri.

Karena setiap ada acara keramain, baik hajatan pribadi ataupun hajat Kampung Pujo Asri, terkadang masih ada pedagang berjualan menjajakan miras. Tetapi tidak laku pedagang miras tersebut, sebab saat seperti itu selalu ada beberapa warga yang sudah ditugaskan untuk mengawasi,” tutup Subagio. (Sampurna/Red)

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)