SPRI : Rebut Hak Sejahtera, Bangun Kekuatan Alternatif Dari Bawah !

719

Bandar Lampung-Sabtu (6/7) Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Luar Biasa Tingkat Provinsi. Kegiatan ini digelar dalam rangka menetapkan kepengurusan DPW SPRI Lampung Periode mendatang, selain juga juga dibahas strategi SPRI Lampung dalam hal memperjuangkan perubahan Basis Data Terpadu (BDT) penerima program bansos.

Dalam sambutannya Ketua Umum SPRI, Marlo Sitompul mengatakan bahwa Musyawarah Luar Biasa Tingkat Provinsi merupakan mekanisme Demokratis dalam hal mengganti pengurus dan menetapan strategi perjuangan ditingkat provinsi.

Muslub kali ini mengangkat tema: “Rebut Hak Sejahtera; Bangun Kekuatan Alternatif dari Bawah”. Tema ini mengandung makna bahwa Hak rakyat untuk sejahtera hanya dapat diraih dengan jalan perjuangan. Kesejahteraan tidak akan pernah diberikan oleh penguasa. Dan untuk merebut hak sejahtera, rakyat harus memiliki kekuatan politik alternatif yang dibangun dari bawah.
Marina kader SPRI Bandar Lampung, mengatakan bahwa Basis Data Terpadu (BDT) Penerima Bansos di Provinsi Lampung tidak akurat, kacau dan harus diperbaiki.

Banyak ditemukan penerima bansos yang tidak sesuai dengan kriteria. Selain hal tersebut, tidak pernah terjadi perubahan BDT. Warga miskin dan publik tidak pernah mengetahui mekanisme verifikasi dan validasi data keluarga miskin penerima bantuan sosial di Provinsi Lampung.

SPRI juga menerima banyak pengaduan mengenai mekanisme peyaluran bansos yang bermasalah. Serta banyak penerima bansos yang tidak mengalami perubahan kesejahteraan.

Dalam sidang Muslub, telah diputuskan bahwa, SPRI Lampung akan terus menerus memperjuangkan perubahan BDT dan penuh masalahnya Bansos. SPRI berencana akan menagih komitmen Anggota DPRD agar memenuhi tuntutan SPRI terkait perubahan dan perbaikan BDT Lampung dengan melibatkan rakyat miskin.

SPRI menyerukan agar seluruh warga miskin bergabung dengan unjuk rasa yang akan dilakukan oleh SPRI saat pelantikan anggota Dewan yang baru, ujar Siti Yayat.
Sidang Muslub telah menetapakan Susunan Pengurus DPW SPRI Lampung periode mendatang diantaranya: Yayat sebagai Ketua, Marina sebagai Sekretaris, Yani sebagai bendahara. Pengurus yang terpilih berkomitmen akan memperbesar dan perkuat SPRI sebagai wadah perjuangan bagi rakyat Miskin. Sebagai wadah perjuangan rakyat miskin, SPRI tidak akan pernah berpangku tangan mengharap kesejahteraan akan diberikan oleh Elite Politik atau penguasa. Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa SPRI menyakini perjuangan mewujudkan hak-hak rakyat miskin hanya bisa ditempuh jika rakyat mandiri berjuang membangun kekuatan politik dari bawah dan membuang harapan kepada Elite Politik.

BACA JUGA:  Lawan Terorisme !! Matta Institute Kecam, Aksi Teror Bom di Surabaya dan Memecah Belah Antar Agama

( Red / Rls )