Sok Tegas, Oknum Security Pelindo II Pangkalbalam Usir Wartawan

166
Sok Tegas, Oknum Security Pelindo II Pangkalbalam Usir Wartawan Inspirasi
Post || 5 September 2020
Pangkalbalam (Babel) – Terlepas tugas dan profesi yang dikerjakan oleh Securty tidak beralasan mengusir Wartawan ataupun siapapun dengan cara arogan seperti apa dilakukan (Ag) Oknum Security PT. Pelabuhan Indonesia II /kini berganti nama PT. IPC Cabang Pangkalbalam yang akhirnya konflik perselisihan dengan sejumlah wartawan.
Entah apa yang ada dalam benak Oknum Security Pelabuhan II cabang Pangkalbalam inisial (AG) secara tiba tiba menghampiri dan mengusir wartawan saat berada di areal terminal penumpang Pangkalbalam dengan nada yang tidak pantas disampaikan, Jum’at, (4/09/2020)
Sebelumnya wartawan telah menghubungi salah satu staf kantor Pelindo II menyampaikan untuk bertemu dengan rekannya saat itu sedang berada di areal pelabuhan bongkar muat, hingga beberapa wartawan tersebut menghampiri rekannya dengan menggunakan mobil dan parkir di areal terminal penumpang.
Belum lama di areal parkir dihampiri (AG) serta 2 orang sesama security yang bertugas, AG melontarkan kata kasar dan keras” Hei, mana Alat Pelindung Diri (APD)! dipelabuhan ne wajib gunakan APD dan juga wartawan dilarang masuk tanpa izin, ini perintah kantor sesuai prosedur. Ucapan (AG) kepada wartawan yang mengarahkan mengajak kekantor untuk melapor karena tidak gunakan APD.
Serasa komunikasi kurang baik wartawan menanyakan kepada Securty tersebut laporan apa dan Gunakan APD apa, ini kan areal parkir bukan di dermaga bongkar muat, lagian kami pun mengerti jika liputan di pelabuhan ada aturannya, jelas firdaus kepada Oknum Securty tersebut.
Firdaus juga menyampaikan ia mengetahui di pelabuhan ini wajib gunakan APD sesuai SOP Pelindo, ini sangat baik, tapi kita juga perlu mempertanyakan diareal parkir terminal penumpang apakah wajib gunakan APD, Lalu bagaimana dengan calon penumpang dan pengunjung di areal ini apakah gunakan APD ?, tanya Firdaus.
Tidak sampai disitu wartawan Metro Rakyat, Herman juga mempertanyakan kehadiran kami wartawan saat di Pelabuhan kenapa selalu dihalang halangi seakan menjadi momok bagi Pelindo, Herman yang langsung menunjuk ke arah dermaga bongkar muat hingga mempertanyakan lalu lalangnya pengendara sepeda motor memasuki pelabuhan tanpa APD dan juga sedang nongkrong di bawah jeeb crene kok tidak ditegur atau diambil tindakan dari Security, malah dibiarkan ucap Herman.
Wartawan Cakra Bhayangkara News, Romi pun tidak diam juga mengeluarkan pertanyaan pertanyaan kepada security tersebut mengenai kendaraan masuk yang sudah jelas di depan gapura ada plang menandai stop tapi kok dibiarkan sementara ada Security dengan santai bermain handphone, belum puas Romi melontarkan pertanyaan itu kendaraan disisi dermaga kenapa dibiarkan dan itu pekerja bongkar muat di dermaga itu tidak gunakan APD bahkan berselisih dengan K3 kok dibiarkan, ucap Romi.
Staf PTP/ Pelindo saat dijumpai sebelumnya tidak mengetahui peristiwa tersebut dan dijelaskan kronologinya hingga mengerti permasalahannya, menyampaikan permintaan maaf kepada rekan wartawan atas permasalahan yang terjadi pada oknum petugas Securty kami, dan terimakasih atas kritik saran serta pantauan rekan wartawan semuanya. Agar kedepannya permasalahan seperti ini tidak terulang kembali. (Red-Rik)
BACA JUGA:  Ini Kata Junai Terkait Aktifitas Tambang Ilegal Di Perairan Teluk Kelabat Dalam