Kepala SLB Metro, Dra.Yuly Hartaty saat memberikan keterangan kepada Inspirasi Post terkait kurangnya dewan guru.
Laporan: Sampurna Jaya (Wartawan)

Metro, Inspirasi Post – Dalam rangka upaya peningkatan mutu pendidikan, tentunya ketersediaan tenaga pengajar yang memadai. Pasalnya, Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Metro masih kekurangan guru dan harapkan bantuan dari Pemerintah.

Kepala SLB Metro, Dra.Yuly hartaty mengatakan, hampir tiap tahun sekolahnya mengalami perkembangan jumlah siswa maupun, namun tidak diimbangi dengan jumlah ketersediaan tenaga pengajar yang memadai. Untuk Tahun Ajaran 2017-2018, jumlah siswa seluruhnya sebanyak 110 siswa yang terdiri dari SD, SMP dan SMA. Terpaksa, harus belajar pada pagi hari dikarenakan kurangnya guru,” kata Yuly hartaty kepada Inspirasi Post, Kamis (22/2/2018).

Lebih lanjut Yuly Hartaty mengatakan, menjadi salah satu faktor yang sangat mengganggu efektifitas proses belajar mengajar, untuk itu pengadaan sarana dan prasarana terutama kecukupan tenaga pengajar, sehingga memberikan andil yang cukup besar terhadap upaya meningkatan mutu pendidikan.

Sejahu ini, kata dia, belum sanggup menerima lebih banyak siawa, dikarenakan belum tercukupi nya jumlah guru. Idealnya, setiap satu orang guru mengajar untuk 8 siswa ada yang 4 siswa. Bahkan untuk siswa autis, asumsinya satu guru per siswa. Sementara itu, fihak sekolah tidak berani menambah sendiri guru dari luar kecuali ada program penambahan dari Pemerintah Kota Metro.

Siswa – siswi Sekolah Luar Biasa nampak seriyus mengerjakan berbagai kegiatan.

Namun demikian, kami telah memberdayakan bebrapa orang alumni sekolah ini untuk membantu mengajar. Bila dibandingkan dengan jumlah kelas atau siswa yang ada, maka jumlah tenaga pengajar pada SLB belum mencukupi kebutuhan, masih ada kekurangan guru pada mata pelajaran Fisika, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris,” ujarnya.

“Oleh sebab itu, diharapkan Pemerintah Daerah Kota Metro dapat memberikan solusi yang terbaik terhadap masalah yang dihadapi Sekolah Luar Biasa, terutama upaya penambahan guru Pegawai Negeri atau Kontrak,” harapnya.(Sampurna)

BACA JUGA:  Adakan Sosialisasi ' Jurus Jitu ' Samsat Lampung Selatan Genjot PAD Melalui Sektor Pajak Kendaraan Bermotor

Editor: Purwadi Ardi