Ruko di Eks Terminal Kota Metro di Duga Tabrak Perda 01 tahun 2012

260

Kota Metro- Pembangunan Sentral pasar basah dan sejumlah ruko di Terminal di Duga telah menabrak Peraturan Daerah No. 01 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Metro, dan melanggar persetujuan DPRD Kota Metro.Hal ini menjadi preseden buruk bagi pemerintah karena terkesan dibiarkan dan tidak mematuhi Peraturan Hukum yang berlaku.

Fahmi Anwar , Wakil Ketua DPRD Kota Metro,saat di wawancarai  mengatakan,

“bahwa pihaknya hingga sampai saat ini masih meminta data-data yang diperlukan. Sehingga bisa segera dilakukan pembahasan, agar bisa mengetahui permasalahanya.” Urainya beberapa waktu lalu kepada wartawan

“Jadi seperti dari awal rekomendasi persetujuan DPRD Kota Metro periode 2009-2014. Memang ada beberapa catatan, yang pertama tidak merubah bentuk terminal, dan yang kedua tidak ada pasar basah. Tapi dalam prakteknya, kita lihat ada pasar basah. Jadi itu yang akan kita tegur, ”ungkapnya seperti di lansir media online beberapa waktu lalu.

Disisi lain , Yudha Saputra , Aktivis Matta Institute saat dimintai pendapatnya , mengatakan

” Ini harus ditindak lanjuti dan diberi sangksi tegas jika terbukti secara sah melawan hukum , apalagi sampai merubah RT RW Kota Metro , tentu merupakan preseden buruk dan jangan dibiarkan saja ” tegas aktivis muda ini.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan masih belum ada tindak lanjut dari pihak terkait . ( Tim Redaksi )

BACA JUGA:  Ratusan Juta , di Duga Hasil 'Jual Beli Jabatan' Bupati Kudus