RSAL Surabaya Ambruk, Andi Hudiono Mendekap dan Lindungi Ayahnya Dari Reruntuhan Atap

373
Viral di grup WhatsApp, salah seorang lelaki tertimpa atap bangunan sedang menutupi wajah lelaki yang sedang dirawat.

Surabaya, Inspirasi Post – Peristiwa ambruknya atap salah satu ruangan Pavilun Saraf RSAL Dr Ramelen Surabaya, ternyata berlangsung cepat dan tiba-tiba, Minggu (18/3/2018) pukul 08.25 WIB.

Andi Hudiono, salah satu keluarga pasien, mengatakan tidak ada tanda-tanda apapun sebelum atap ruangan itu ambruk. “Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, langsung ambruk begitu saja,” sebut Andi yang ditemui di RSAL Dr Ramelan Surabaya, Minggu (18/3/2018).

Saat kejadian, Andi berada di Ruang 3 Pavilun Saraf yang atapnya ambruk. Warga Jagir Surabaya sedang menunggui ayahnya, Tamadji (75) yang sakit sejak Senin (12/3/2018) lalu.

Salah satu ruangan Pavilun Saraf RSAL Dr Ramelen Surabaya, amruk ternyata berlangsung cepat dan tiba-tiba, Minggu (18/3/2018) pukul 08.25 WIB.

Andi bercerita, saat berada di ruangan dan menunggui ayahnya, tiba-tiba terengar sura gemuruh dan tak lama kemudian atap ambruk. “Saya langsung memeluk dan melindungi bapak (Tamadji) yang sedang terbaring di tempat tidur. Alhamdulillah, babak selamat,” ucap Andi.

Andi sendiri mengaku, dirinya tertimpa reruntuhan atap ruangan. Posisinya mendekap dan melindungi bagian atas tubuh ayahnya di tempat tidur. “Kepala saya kena reruntuhan dan sempat pusing-pusing. Sudah dilakukan rontgen tadi oleh perawat, tak apa-apa,” jelas Andi saat di langsir Portal Surya. (Hiroyuki/Dbs)
Editor: Purwadi

BACA JUGA:  Heboh !! Oknum Pegawai BPN Pringsewu Terjaring OTT di Tanggamus