Polres Kota Metro ‘Konsisten’ Tangani Proses Hukum Kekerasan Seksual Anak Dibawah Umur

372

Kota Metro – Babak baru perkara dugaan pencabulan terhadap ‘anak bawah umur’ yang menimpa IN ( 14 ) di salah satu hotel di Kota Metro beberapa waktu lalu mulai menemukan titik terang, pasalnya Polres Kota Metro secara resmi melalui surat panggilan kepada  keluarga Korban untuk dimintai keterangan terkait kejadian asusila tersebut, (21/10/2020) siang tadi.

 

AS selaku ayah dari IT (Korban Asusila) didampingi oleh DPW HPI Lampung beserta  Lembaga Advokasi Anak Dan Perempuan (DAMAR) , secara resmi memenuhi panggilan dari Polres Kota Metro dan menghadap langsung ke Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak (PPA) Polres Kota Metro.

Yudha Saputra , Ketua DPW HPI Propinsi Lampung

Ketua DPW HPI Provinsi Lampung Yudha Saputra , koordinator gerakan , yang bergandengan dengan Lembaga Advokasi Anak Dan Perempuan “DAMAR” saat memberikan keterangan kepada awak media mengatakan,

“Hari ini kami dari HPI bersama Lembaga Advokasi Anak Dan Perempuan ” DAMAR” dalam hal ini sebagai kuasa Hukum korban (IT-14) menghadap ke Polres Kota Metro dalam memenuhi panggilan yang ditujukan kepada keluarga Korban, disini kita tetap menghargai dulu kinerja oleh pihak Kepolisian untuk di proses secara hukum,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yudha sampaikan,” dan untuk kedepannya kejadian sepertini tidak akan terjadi lagi, kita minta supportnya dari sini jadi setelah kami diskusi kami sepakati untuk menjadi sebagai memang mitra kerja kami untuk pendamping hukumnya, karena Lembaga Damar sanagat konsisten dalam membela perkara seperti ini, kita juga harus hargai poreses hukum yang ada di Kota Metro, dan untuk saat ini kita tidak ada kata mundur, tidak ada kata damai karena ini menjadi sebuah pelajaran agar hal semacam ini tidak terjadi lagi di Lampung khususnya Kota Metro yang kita cintai ini,” tegas pria yang dikenal Kritis ini kepada Media ini.

BACA JUGA:  Bupati Hadiri Pembukaan Utsama Darma Ghita Tingkat Propinsi di Lampung Timur

Lebih lanjut, “yang pasti kita ikuti apa aturan yang ada, karna kita sebagai Warga Negara yang baik ya kita harus patuh dengan aturan yang ada di Indonesia, tutut Ketua DPW HPI Provinsi Lampung.

Sampai berita ini diterbitkan pihak Polres Kota Metro sedang melakukan tahapan ataupun proses hukum susuai dengan SOP Kepolisian serta berpegang pada azas praduga tak bersalah sebagai lagkah awal dalam lidik,sidik dan pengumpulan pulbaket , hingga menetapkan berkas telah P 21 atau layak disidangkan.

( Red / Dha / Dbs )