Peserta Gerak Jalan ‘Berjatuhan’Panitia Penyelenggara ‘Kelabakan ‘

89
Lampung Utara -Akibat minimnya tenaga Medis serta kendaraan operasional Ambulance yang di siagakan panitia penyelenggar gerak jalan. beberapa peserta gerak jalan  ‘ Berjatuhan ‘ tak terlayani medis dengan baik.
Faktor penyebab ‘ jatuh pingsan ‘ para peserta itu diakibatkan kelelahan serta kondisi cuaca yang panas.
Miris nya para korban itu tidak diberikan pertolongan yang sesuai dengan standarisasi medis yang baik, bahkan ada yang sampai tergeletak di parkir kendaraan dan di tampung dalam rumah ibadah.
Acara yang di adakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara,  dalam rangka memperingati HUT ke-74 Republik lndonesia.
Dari pantauaan Inspirasi Post di lapangan, para peserta lomba gerak jalan yang mayoritas adalah pelajar tingkat SD dan SMP, terlihat banyak yang jatuh pingsan, saat tiba digaris finish, tepatnya di Halaman Kantor Pemkab Lampung Utara, Rabu (7/8/2019).
Sementara mobil Ambulance yang disediakan pihak Panitia perlombaan hanya ada dua Unit, bahkan pihak Panitia penyelenggara dari Dinas Pendidikan pada saat kejadian, tidak ada dilokasi.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Syaiful Nawas saat diKonfirmasi terkait hal ini mengatakan, dimana pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, untuk dapat menyiapkan tenaga medis dan armada Ambulance, guna menangani jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap para peserta.
“Ya, mungkin pengalaman di tahun lalu, tidak ada peserta yang jatuh pingsan. Untuk itu kami kurang mengkaper atau tidak menduga kemungkinan yang terjadi,” kata Syaiful diruang Kerjanya, Rabu (7/8/2019).
Saat disinggung, dimana pada tahun sebelumnya hal seperti inipun kerap terjadi, bahkan pihak Panitia tidak mengantisipasi hal seperti ini terulang kembali, dimana para peserta yang rata-rata jatuh pingsan anak-anak tingkatan Sekolah dasar.
“Mungkin saja karena saat ini kondisi iklim atau cuaca yang sangat panas, yang menjadi faktor para peserta gerak jalan kelelahan dan banyak jatuh pingsan,” terangnya.
Menurut Syaiful , pihaknya sebelum kegiatan ini berlangsung, sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, dimana secara tekhnis dirinya belum bisa menjelaskan penyebab pastinya apa.
“Tapi, hal ini akan menjadi bahan pembelajaran bagi kita panitia penyelenggara, untuk tahun berikutnya, karena ini adalah musibah yang tidak kita duga,” ujarnya.
( Red / Dha / Riki )
BACA JUGA:  RKUHP 'Restorasi Feodalisme'