Persib Bandung ‘Kandas’ Oleh Bali United di ‘Kandang Sendiri’

48

Bandung-Bali United menghentikan tren positif Persib Bandung di Shopee Liga 1. Tiga raihan positif Persib Bandung pada laga sebelumnya dipatahkan Bali United. Persib bandung kalah 0-2 saat menjamu Bali United id Stadion Si Jalak Harupat, Jumat 26 Juli 2019.

Persib Bandung tertinggal lebih dulu pada babak pertama. Saat pertandingan baru berjalan 3 menit, Bojan Malisic melakukan kesalahan di area tengah. Bola yang direbut pemain Bali United dikonversikan menjadi gol oleh Stefano Lilipaly. Menjelang berakhirnya laga, tepatnya menit ke-94, Ilja Spasojevic menggandakan keunggulan Bali United menjadi 2-0.

Kekalahan dari Bali United menjadi yang kedua bagi Persib Bandung di kandang musim ini. Kekalahan pertama di kandang didapatkan kala menghadapi Bhayangkar FC.

Terkait kekalahan yang kembali harus diderita, Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengatakan, pertandingan kontra Bali United menjadi antiklimaks.

Dia telah menyiapkan berbagai rencana dan skema sebelum pertandingan berlangsung. Namun semua yang dia terapkan tidak berjalan sesuai rencana dan membuat situasi sulit bagi timnya.

“Antiklimaks karena kami kalah di kandang. Ini tidak sesuai rencana dan kami menempatkan diri dalam situasi sulit karena kesalahan individual ketika laga baru berjalan dua menit di area pertahanan. Tentunya hal yang sulit menghadapi tim yang berpengalaman dan memiliki pertahanan terbaik di liga. Saya harus katakan, setelah 25 menit, tim ini mulai menemukan bentuk permainan,” kata Robert Rene Alberts seusai laga.

 

Setelah dikagetkan gol cepat Bali United, para pemain Persib Bandung berupaya mencetak gol. Beberapa peluang dciptakan Ezechiel N’Douassel dkk. Tetapi tidak membuahkan hasil.

Keasyikan mengerang justru membuat lini pertahanan kehilangan fokus. Ujungnya, Persib Bandung justru kembali tertinggal pada penghujung laga.

BACA JUGA:  Miris !! Masyarakat Hadimulyo Barat Ini Layak Terima PKH, Sayang Tak Tersentuh

 

“Mereka mencari banyak cara untuk menyerang dan itu berlanjut pada babak kedua. Pemain terus berusaha mencetak gol hingga akhirnya kehilangan fokus di area pertahanan. Kami punya beberapa kesempatan menyamakan kedudukan tapi lini belakang terbuka dan lawan bisa mencetak gol lagi,” tutur Robert Rene Alberts.

( Red / Dha / Dbs )