Pengurus Partai Golkar Teluk Bintuni Melakukan Klarifikasi Atas Pemberitaan Menolak Silaturrahmi Calon Bupati dan Cawabub Di Sekretariat

443

BINTUNI – Pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni kembali mengklarifikasi berita terkait dengan calon bupati dan calon wakil bupati yang datang di kantor sekretariat DPD II Teluk Bintuni, namun seluruh pintu kantornya belum di buka alias di tutup rapat – rapat pintunya.

Beredar surat klarifikasi dari hasil rapat klarifikasi DPD Partai Golkar Teluk Bintuni Tentang Pemberitaan di beberapa Media Online, tertanggal 13 Juni 2020, hal ini juga lewat pesan whatshap Salah satu Kader Golkar di Bintuni, Anisto di  hari ini, senin, (15/6/2020), memberikan keterarangan  hasil surat resmi dari DPD II Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni.

Surat tersebut terdiri dari enam poin diantaranya poin yang sangat penting adalah “Pada prinsipnya DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni tidak pernah menolak apalagi menghindari upaya Komunikasi Politik yang dilakukan oleh Tim Kerja PMK 2 terkait Surat Penetapan Sementara Sdr. Ir. Petrus Kasihiw, MT dan Sdr. Matret Kokop, SH oleh DPP Partai Golkar Nomor B-198/GOLKAR/III/2020. Tetapi sebagai sebuah Organisasi, DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni sangat berpegang teguh pada mekanisme/prosedur yang berlaku.

Kedua, Terkait Surat Tugas tersebut diatas, perlu dijelaskan bahwa hingga saat ini (13/6/2020), DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni bahkan belum menerima Surat Tugas tersebut secara fisik (Physical) dari DPP Partai Golkar dan hanya melihat Informasi perihal Surat itu melalui beberapa jejaring social.

Ketiga, Atas dasar itu, DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni tidak/belum melakukan komunikasi ataupun konsolidasi dengan Bakal Calon yang ditugaskan oleh DPP Partai Golkar sesuai mekanisme/prosedur peraturan organisasi.

Keempat, Perlu diketahui pula bahwa hal ini juga telah disampaikan oleh DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni dalam Rakornis (Rapat Koordinasi Tekhnis) Bid. Pemenangan Pemilu Wilayah DPP Partai Golkar dengan agenda Evaluasi Surat Tugas dan Surat Penetapan Sementara yang dilakukan secara virtual tanggal 02 s.d 06 Juni 2020.

BACA JUGA:  PAPA ZIDAN PEMILIK AKUN @papazidan3 TAMPIL JADI BINTANG TAMU "LAPOR PAK" TRANS7

Kelima, Selain itu, menurut redaksi yang termuat dalam media Sorotpapua.net bahwa Tim Kerja PMK 2 telah dua (2) kali melayangkan Surat Audiens per tanggal (20 Maret 2020) dan (12 Juni 2020), maka dalam kesempatan ini juga, DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni ingin melakukan klarifiksai sebagai berikut :

dan yang Keenam adalah Surat Pertama tertanggal 20 Maret 2020 yang dikutip dalam redaksi Sorotpapua.net (Judul : “Dua Kali Menyurat, DPD Golkar Kab Teluk Bintuni Menolak Bertemu Pit Matret dan Tim Kerjanya”) yang menyatakan “Tim sudah bertemu dengan Sekretaris DPD Golkar tapi tidak menerima. Tim juga berusaha untuk bertemu dengan Bendahara tapi tidak berkenan bertemu” adalah TIDAK BENAR atau Hal ini langsung diklarifikasi oleh Sekretaris dan Bendahara DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni, Moh Ramli dan Erwin Beddu Nawawi, bahwa tidak pernah ada pertemuan dengan Tim Kerja PMK 2 pada tanggal tersebut, yang dapat dibuktikan kebenarannya.

Kemudian penjelasan selanjutnya dari surat tersebut anatara lain “Sementara itu, Surat Kedua tertanggal 12 Juni 2020 sesuai pemberitaan tersebut diatas yang mengutip bahwa pengurus DPD Partai Golkar Teluk Bintuni “Menolak tanpa alasan” juga adalah BERITA BOHONG atau Karena faktanya, dua (2) hari sebelumnya yakni tanggal 10 Juni 2020, Sekretaris DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni, Moh Ramli mengklarifikasi hanya sebatas ditemui oleh Perwakilan Tim Kerja PMK 2 (Leonardo Asmorom dkk) sekira pukul 20.00 WIT, dan pada saat itu sebatas diberitahukan secara lisan tanpa menyerahkan Surat Permintaan Audiens, kemudian Moh Ramli menjawab akan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan jajaran pengurus lainnya dan bukannya menolak.

Begitu pula hal yang sama diklarifikasi oleh Bendahara DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni, Erwin Beddu Nawawi, bahwa dirinya pada tanggal 10 Juni 2020 sekira pukul 18.30 WIT sempat melihat beberapa anggota Tim Kerja PMK 2 di depan rumahnya ketika ia hendak mandi untuk menunaikan sholat maghrib, namun pada saat itu Perwakilan Tim Kerja PMK 2 juga sama sekali tidak menyampaikan maksud dan tujuan keberadaan mereka di halaman rumahnya dan hanya sebatas Say Hello. Sehabis sholat Isha, dirinya keluar rumah dan mendapati mereka (Tim Kerja PMK 2) sudah tidak berada di depan rumahnya.

BACA JUGA:  Seorang Pendukung Airlangga Bawa Poster 'Indonesia Bebas dari Resesi, AH Presiden 2024, AH Bukan Pinokio, AH Super Hero'

Sederet dengan informasi inti surat klarifikasi dari DPD II Partai Golkar Kabupaten Bintuni  ini. (Red/Rik)