PDAM Kota Metro Malah Menjadi ‘Penyuplai Hutang’ Pasca Menjadi UPT PAM Pada Dinas PU Dan Tata Ruang

425

Kota Metro – UPT – PAM ( Unit Pelaksana Teknis Perusahaan Air Minum ) yang saat ini menjadi UPT di bawah kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang di Kota Metro, Sebelumnya berdiri sendiri menjadi Perusahaan Daerah Air Minum atau kerap disebut PDAM ‘Way Irang’.

Pada dekade 2000 an PDAM menjadi salah satu penyumbang PAD bagi APBD Kota Metro serta menjadi Unit Strategis yang menyuplai kebutuhan Air Bersih bagi ‘Ribuan’  Masyarakat yang menjadi Pelanggan Tetap nya, Bahkan salah satu konsursium Internasional ( JiCA , Red ) pernah memberikan bantuan anggaran ‘Puluhan Miliar’ bagi Mega Proyek Jalur Distribusi  Air Bersih serta Komponen Lainnya.

M.Novri Pratama , Peneliti Muda ‘Matta Institute

M.Novri Pratama , Peneleti Muda Matta Institute saat dimintai pendapatnya mengatakan , Harusnya PAM itu berdiri sendiri dan berkembang menjadi Perusahaan Daerah sama seperti yang ada di daerah lain nya, Ini sangat menarik sekali jika melihat tabulasi nya UPT PAM yang harus nya mampu menjadi salah satu ‘Penyumbang PAD’ besar bagi daerah serta menjadi Perusahaan Daerah yang terus berkembang malah sebaliknya menjadi ‘Penyuplai Hutang’  bagi Kota Metro, Ada Apa ini.

” Harus nya PAM berdiri sendiri dan mandiri menjadi Perusahaan Daerah , Mengembangkan potensi bisnis air minum yang merupakan kebutuhan ‘Strategis’ bagi masyarakat , Memberikan Hasil PAD yang besar bukan malah sebaliknya menjadi penyuplai hutang dan tak mampu memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,  Ini perlu mendapat ‘Perhatian’ semua elemen.” Tegas aktivis muda ini.

Untuk diketahui, Pada Risalah Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK RI ( Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ) pada tahun dahulu pernah di berikan kesempatan pemutihan hutang piutang, tetapi fakta menarik ‘Hutang Piutang’ seperti melekat bagi UPT PAM karena dalam LHP BPK RI  beberapa tahun terakir masih menjadi persoalan yang sepertinya ‘Tak Terselesaikan’.

BACA JUGA:  Inilah yang tidak boleh dilakukan PNS Saat Pilkada

Bahkan ‘Mirisnya’ Pantauan Inspirasi Post di Lapangan, Pelanggan bangak mengeluhkan debit air yang keluar sangat kecil , terkadang kotor bahkan disinyalir distribusi air terbatas hanya sampai pukul 19.00 Wib paling lama, jalur masih ada itupun seperti tetesan , Hal ini tentu harus disikapi oleh Kepala Daerah Karena Air Bersih merupakan Fasilitas yang sangat strategis bagi Masyarakat Kota Metro.

Hingga berita ini diturunkan Kepala UPT PAM Kota Metro belum bisa di hubungi , bahkan Jurnalis Inspirasi Post beberapa kali menghubungi Kepala Dinas PU dan Tata Ruang sebagai Induk UPT PAM dikabarkan sedang prosesi Musrenbang di beberapa titik di Kota Metro.

( Redaksi )