Pancasila Abad 21 dan ‘ Tantangannya ‘

162

Oleh : Iwan Chandra

Penulis adalah aktivis PRD dan bermukim di Propinsi Jawa Barat.

…………..

17 Agustus adalah hari kemerdekaan Indonesi. Di Peringati setiap tahun dan diisi dengan berbagai macam kegiatan positif untuk menumbuhkan semangat kepahlawanan dan rasa cinta terhadap tanahair. Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu diperingati dengan menggelar upacara bendera dan beerbagai kegiatan perlombaan yang khas diadakan setiap peringatan 17 agustusan. Salah satunya adalah lomba panjat pinang.
Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (KPW – PRD) Jawa Barat. Pada hari bersejarah ini. Peringatan Ke – 74 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam usaha menumbuhkan semangat Nasionalisme dan merekatkan Persatuan Nasional di Indonesia. KPW – PRD Jawa Barat melaksanakan kegiatan,” DiskusiMenangkanPancasiladanPersatuanNasional Indonesia, denganTema: ,”Pancasila dan Tantangan Abad 21,”
KPW – PRD Jawa Barat, melihat situasi dan kondisi Bangsa Indonesia saat ini, sedang berada dalam ancaman politik identitas yang dilakukan oleh pihak – pihak tertentu. Ingin mengganti Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar Negara dan Pandangang Hidup Rakyat Indonesia dengan ajaran atau ideology tertentu. Menjadi ancaman bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah semestinya kita cermati dan tanggapi secara serius sebagai virus – virus berbahaya yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Maka dari itu KPW – PRD Jawa Barat melaksanakan Diskusi ini untuk merekatkan dan menumbuhkan jiwa Pancasila dan Persatuan Nasional di Indonesia, Khususnya di Jawa Barat. Sebagaimana cita – cita dan tujuan para pendiri bangsa, memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 menyampaikan dua amanat kepada Bangsa Indonesia : pertama, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar Pancasila; yang kedua, mewujudkan masyarakat adil makmur, lahir batin.
Para Pendiri bangsa kita telah meletakkan Pancasila sebagai filosofi, sebagai dasar, sebagai pegangan sekaligus sebagai bintang arah bagi bangsa, (bagi kepemimpinan nasional), maka dalam berdemokrasi prinsip-prinsip seperti : Ketuhanan, Kemanusiaan serta Keadilan, harus ditegakkan dalam menjaga marwah kepentingan nasional, dan berani bersikap tegas menolak liberalisme, kapitalisme dan imperialisme.

BACA JUGA:  Protes !! Satu Minggu Akses Jalan Ditutup Total, Diduga Langgar Perda