Oknum Camat di Kabupaten Lampung Tengah ‘Diduga’ Melanggar UU Netralitas ASN

2044

Bandar Lampung – Pasca beredarnya foto ASN ( Aparatur Sipil Negara ) melalui jejaring FB. Dalam.foto tersebut Oknum Camat Seputih Mataram terlihat mengarahkan tangan sepert membentuk huruf  L serta status nya yang terkesan mengarah pada #Lanjutkan, Dinilai melanggar UU Tentang Netralitas ASN pada Pemilihan Kepala Daerah.

Tampak pada foto Oknum ASN yang berinisial DF yang diduga merupakan Camat Seputih Mataram tersebut, Kala mengikuti Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa 2020 di GSG Unila, Bandar Lampung, Selasa 18 Februari 2020.

M.Novri Pratama , Peneliti Muda Matta Institute.

 

M.Novri Pratama , Peneliti Muda MATTA Institute saat dimintai pendapatnya oleh Portal Berita Inspirasi Post Mengatakan , ASN harus menjaga netralitas dan harus bebas dari intervensi .

“netralitas ASN diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Dimana dalam UU itu disebutkan pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik, Pasal 9, ayat (2).” Ujar aktivid ang dikenal kritis ini.

Sementara itu , Yudha Saputra , Ketua DPW Himpunan Pewarta Indonesia  Propinsi Lampung ( DPW HPI Lampung ) saat memberikan keterangan kepada Portal Berita Inspirasi Post.com mengatakan, pegawai ASN berperan sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, Pasal 12.

“Dalam pasal itu disebutkan, PNS dapat diberhentikan tidak dengan hormat karena menjadi anggota dan atau pengurus partai politik. Lalu pemutusan hubungan perjanjian kerja PPPK dilakukan tidak dengan hormat karena menjadi anggota dan atau pengurus partai politik,”  Urai Jurnalis pemilik Inspirasi Media Group ini.

Yudha Saputra, Ketua DPW Himpunan Pewarta Indonesia Propinsi Lampung ( DPW HPI Lampung ).

Yudha Menambahkan,  ada juga PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dimana ASN dilarang memberikan dukungan kepada calon dengan cara terlibat dalam kegiatan kampanye untuk mendukung calon serta mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, imbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 angka 15 huruf a dan huruf d,Pasal 12, angka .

BACA JUGA:  Luar Biasa !! Pendukung Cagub Lampung Mustafa, Tetap Solid dan Sampaikan Visi Misinya

“ASN juga dilarang memberikan dukungan kepada calon dengan cara menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan kampanye dan atau membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 angka 15 huruf b dan huruf c, Pasal 12, angka (9),”  Tegas Yudha.

Untuk diketahui , Hingga berita ini diturunkan, HF yang merupakan Camat Seputih Mataram ketika ingin dihubungi oleh journalis Inspirasi Post.com tak berada dikantor nya.

Sementara itu , DPW Himpunan Prwarta Indonesia Prop Lampung bersama sejumlah aktivis yang tergabung di Matta Institute Secara tegas meminta kepada Bawaslu serta pihak terkait ‘Jangan Tutup Mata’, Jika tak juga mendapat respon yang baik dikabarkan Organisasi Pers dan Ormas Matta Intitute tersebut akan melaporkan tindakan tak terpuji ASN Nakal tersebut.

( Red / Dha / Tama )