Ohh Ini !?!, Sengketa Lahan dan Isu Kriminalisasi Pemicu Kerusuhan di Jabung Lampung Timur, Kondisi Berangsur Normal

792

Lampung  Timur, Inspirasi Post- Masyarakat Jabung, Kabupaten Lampung Timur, telah beraktivitas  seperti biasa pasca-kerusuhan yang terjadi tadi malam,Minggu (18/3/2018). Tetapi pihak Kepolisian tetap berjaga – jaga di setiap titik sebagai antisipasi dan cipta kondisi yang kondusif.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Yudy Chandra Erlianto , saat di wawancarai oleh Wartawan mengatakan, ” kerusuhan yang terjadi semalam akibat kesalah pahaman ” Tegasnya.

“Kades Negarabatin kami ajak ke Polres untuk membahas penyelesaian permasalahan Sengketa Lahan antara masyarakat disana dengan PT Eustasia. Tapi warga  terlanjur emosi dan mengambil tindakan sendiri dengan berkumpul di Mapolsek Jabung menuntut agar kades dilepaskan dan kemudian menuju PT Eustasia lalu melakukan pengerusakan terhadap pos satpam dan 2 kendaraan,” Urai nya.

Kapolres melanjutkan, ” setelah pihaknya berbicara langsung dengan Camat Jabung dan tokoh masyarakat yang ada, diambil keputusan agar Camat dan Kades Negarabatin menyampaikan langsung kepada warga yang berkumpul bahwa tidak terjadi apa-apa.

” Pihaknya belum menahan satu orang pun dalam kejadian ini. Polisi sedang mencari provokator yang menjadi biang kerusuhan.

”Kendati demikian ada laporan dari anak buah, aksi dipimpin ZA, salah satu tokoh masyarakat di Jabung. Masyarakat bingung kenapa Kades Mansyursyah mereka ditangkap Polsek Jabung,” paparnya.

“Akhirnya warga  membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing dan saat ini kondisi sudah kondusif, kegiatan masyarakat dan perusahaan sudah berjalan seperti biasa,” tutupnya.

Disisi lain , Humas PT Austasia Stockfeed, Sidik menyatakan pihaknya saat ini hanya ingin berkonsentrasi agar aktivitas perusahaan kembali normal. ”Suasana saat ini berangsur kondusif,” jelasnya, Minggu (18/3/2018).

Sidik menambahkan, massa merusak pos keamanan dan mobil Daihatsu Espass warna merah nomor polisi (nopol) BE 2229 W, serta membakar dua sepeda motor. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

BACA JUGA:  Mendapat Dukungan Masyarakat Kecil, Hj.Nessy Mustafa 'Primadona' Dalam Bursa Pemilih di Pilkada Lampung Tengah

Seperti diketahui, pada Sabtu (17/3/2018) malam, ribuan warga sebelumnya membakar pos keamanan dan kendaraan di PT Eustasia Stockfeed karena mendengar isu penangkapan kepala Desa Negarabatin oleh Kepolisian.

Warga juga menduduki PT Eutasia selama 30 menit kemudian berkumpul di Mapolsek Jabung  menunggu kepala desa nya kembali.

Sampai dengan pukul 23.00 WIB, kepala desa tiba di Polsek Jabung dan langsung berbicara mengucapkan terimakasih kepada masyarakat bahwa dia tidak apa apa, kemudian mengimbau kepada masyarakat untuk kembali dan tidak berbuat anarki

Hingga berita ini diturunkan suasana berangsur normal dan terlihat beberapa pekrja sedang membersihkan sisa kebakaran dan batu – batu yang berserakan di lokasi pembakaran akibat aksi massa. Pihak Kepolisian tetap sigap berjaga di beberapa titik vital dan lokasi untuk memeberikan rasa aman dan kondusif bagi masyarakat Lampung Timur bahwa situasi bisa di kendalikan oleh pihak keamanan tersebut. ( Yudha Saputra / Dbs / red )