Nyono Rahadi: Perangkat Kampung Leman Benawi Layani Masyarakat Secara Maksimal

418
Kepala Kampung Leman Benawi, Nyono Rahadi saat berikan keterangan kepada Inspirasi Post terkait melayani masyarakat dengan sebaik mungkin.

TRIMURJO, Inspirasi Post – Kepala Kampung (Kakam) Leman Benawi Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Nyono Rahadi berharap agar perangkatnya melaksanakan aktivitasnya dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Menurutnya, hal ini sangat penting dalam upaya memberikan kemudahan bagi warga Leman Benawi, untuk berurusan apapun dengan pihak pemerintahan kampung. Dirinya terbuka kepada warga, bila ternyata ada perangkat kampung yang tak mampu menjalankan amanat pelayanan kepada masyarakat, diharapkan untuk segera memberitahukan langsung kepada Kakam. “Kalau perangkat tak melayani dengan benar, maka kita akan evaluasi mereka. “Kita minta, agar perangkat kampung Leman Benawi melayani dengan benar dan ikhlas,” ungkap Nyono Rahadi kepada Inspirasi Post, Jumat (4/5/2018).

Lebih lanjut Nyono Rahadi menambahkan, pemerintah kampung Leman Benawi memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga berharap kepada perangkat kampung Leman Benawi, supaya bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku dan siap melayani masyarakat. Dalam bertugas, perangkat kampung juga harus bekerja dengan jujur, displin, dan teliti,” harapnya.

Menyingung tentang pembangunan di kampung Laman Benawi, Nyono Rahadi mengatakan, anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) yang turun dari pemerintah dimanfaatkan dengan baik untuk pembangunan, khususnya untuk pembangunan fisik. Seperti, pada pelaksanaan ADD di tahun 2017 lalu, pihaknya telah merampungkan beberapa pembangunan fisik, yakni pembuatan tanggul penangkis sepanjang 200 meter dan juga drainase sepanjang 200 meter di dusun 3 dan 4. Selain itu, pihaknya juga telah membangun 3 unit gorong-gorong dan bronjong sepanjang 60 meter dipusatkan di dusun 3 dan 5.

“Alhamdulillah, pada pelaksanaan tahun 2017 lalu, kita telah merampungkan beberapa pembangunan fisik seperti jalan berbasis lapen sepanjang 1.502 meter di dusun 1 dan 6. Kami juga sudah membangun talud sepanjang 200 meter di dusun 2. Kemudian, kata dia, membangun jalan onderlagh sepanjang 890 meter di dusun 2 dan 4. Selanjutnya, membangun badan jalan baru sepanjang 1.000 meter di dusun 5, dimana jalan tersebut nantinya akan menjadi akses utama bagi para petani maupun masyarakat,” jelas Nyono.

BACA JUGA:  Bantah Perintahkan Dimusnahkan, Mendagri Minta KTP Elektronik Tercecer di Bogor Diteliti

Masih dikatakan Nyono, dengan terealisasinya pembangunan fisik yang telah dilaksanakan tahun 2017 lalu dapat bermanfaat bagi warga kampung setempat maupun masyarakat luas. “Saya berharap pelaksanaan tahun 2018 ini, mendapatkan dukungan dari masyarakat agar dapat kita jadikan masukan. Sehingga, dalam pembangunannya dapat sesuai dengan  harapan. Untuk aparatur kampung dalam menjalankan roda pemerintahan, harus bisa lebih ditingkatkan lagi agar bisa terwujud dan terlaksana membangun daerah untuk kesejahteraan dan meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat dengan menjadi kampung mandiri,” jelas Nyono. (Red)

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)