Ngeri !! Bocah Tertusuk Batang Pohon, Hingga Tembus Mulut

2369
Muhamad Kafi Rizki (10) siswa SDN 2 Dewisari Kecamatan Rengas Dengklok Kabupaten Kerawang, tertusuk batang pohon pete hingga menembus ke bagian mulut.

Karawang, Inspirasi Post – Sunguh naas, di alami Muhamad Kafi Rizki (10) siswa Sekolah Dasar Negri (SDN) 2 Dewisari Kecamatan Rengas Dengklok Kabupaten Kerawang, ditemukan dalam keadaan mengerikan. Pasalnya, leher belakang sebelah kiri tertusuk batang pohon pete hingga menembus ke bagian mulut.

Salah satu warga setempat, Joni mengatakan, bocah tersebut terjatuh dari sebuah warung yang berdiri di atas tebing setinggi 3 meter di Dusun Pacing Selatan RT 04/02 Desa Dewisari, Kecamatan Rengas Dengklok. Beruntung, Rizki masih bertahan dan selamat dari maut. Namun keadaannya cukup membuat lutut bergetar,” jelasnya.

Sunguh naas, di alami Muhamad Kafi Rizki (10) siswa Sekolah Dasar Negri (SDN) 2 Dewisari leher belakang tertembus batang pohon.

Lebih lanjut Joni mengatakan, kejadian tersebut bermula setelah Rizki pulang sekolah. Selepas makan siang, Rizki keluar rumah untuk bermain. Namun, siapa sangka niat bermainnya tersebut malah menjadi malapetaka hingga mengakibatkan lehernya tertusuk batang pohon, hingga menembus mulut sekitar 10 sentimeter.

Menurutnya, saya tidak tega melihat peristiwa tersebut. Apalagi saat proses evakuasi korban. Bagian batang pohon yang menancap di leher korban, digergaji karena masih bersatu dengan akar. Bahkan, kedua orang tuanya yang melihat itu jatuh pingsan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Dewisari Acep mengatakan, korban yang masih duduk di bangku kelas 3 SD tersebut saat ini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Mandaya Karawang, setelah sebelumnya dibawa ke RS Proklamasi. “Pada saat anak itu kecelakaan, saya sedang berada di Karawang mengurusi BPJS. Saya langsung menghampiri korban ke RS Cito (Mandaya), setelah dihubungi anggota saya di desa,” jelasnya. (Sampurna/Dbs)

Editor: Purwadi

Laporan: Sampurna Jaya (Wartawan)
BACA JUGA:  Masyarakat Tambah Sengsara, Masuknya Tenaga Kerja Asing