Naskah Akademik Perumusan Perda no 09 tahun 2017 Kota Metro diduga ” Salah Kaprah “

382

Kota Metro , Inspirasi Post-

Perda no 09 tahun 2017 tentang ketertiban umum, kebersihan dan keindahan yang di duga ” salah kaprah ” dalam perumusannya sehingga menghasilkan sebuah produk hukum daerah yang berdasarkan pendalaman materi oleh Ahli hukum yang berkompeten di bidang itu dinilai menabrak beberapa aturan hukum di atas nya. Hal tersebut terungkap pada saat publik hearing yang diadakan di Operation Room ( OR ) Pemerintah Kota Metro , Selasa 09 / 10 kemarin antara Penasehat LBH ” Forum Bela Negara ” Kementerian Pertahanan , DR. Chan Edy . R . Harwanto , SH , MH selaku kuasa hukum dari para Pedagang yang tergabung dalam perkumpulan P2UP dengan Pemerintah dalam hal ini eksekutif dan legislatif beserta stake holder terkait.

 

Edy Law sapaan akrab dari DR.Edy.R.Harwanto, SH, MH saat memberikan keterangan nya mengatakan,

” Ada beberapa kajian ilmiah dari pendalaman atas perda tersebut yang menabrak beberapa aturan hukum yang lebih tinggi di atasnya , hal tersebut tentu tidak mematuhi azas serta carut marut dalam penyusunan nya ” urainya .

” Yang lebih mencolok dalam naskah akademik perancangan perda tersebut di kerjakan oleh akademisi yang berasal dari fakultas ilmu sosial dan politik ini tentunya menjadi sebuah kerancuan lah , harus nya naskah akademik itu dikerjakan oleh fakultas yang berasal dari bidang hukum dan ilmu lain sebagai pelengkap bukan malah sebaliknya , ini kan sudah salah kaprah , maka ya seperti ini lah hasilnya “, tegas akademisi hukum ini.

Sampai berita ini di turunkan pihak pemohon dalam hal ini Edy Law telah mendaftarkan gugatan Judicial review ke Mahkamah Agung pada tanggal 25 September 2018 yang diterima langsung oleh Ria Susi.L, SH, MM , dengan materi Budi Hartono dkk melawan Walikota Metro , Pairin Dkk. ( Yudha Saputra )

BACA JUGA:  Nama Hi.Djohan,SE Masih 'Meroket' Dalam Bursa Menuju Pilkada Kota Metro