Menteri Perindustrian , 5 Sektor Harus Masuk Era Digitalisasi

248
Ilustrasi ( Sumber KD )

Jakarta , Inspirasi Post.Com

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong lima sektor prioritas untuk mengimplementasikan industri 4.0 atau digitalisasi. Di antaranya,Makanan ,minuman,tekstil dan pakaian jadi, otomotif, elektronik; dan, kimia.

“Kelima sektor ini menyerap tenaga kerja sebanyak 65% di sektor industri. Sebanyak 60% ekspor manufaktur juga dari kelima sektor ini,” kata dia saat acara Digital Economy Disruption and CNBC Indonesia Dialogue bertajuk ‘Embracing Digital Challenges’ di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (8/2).

” Pemerintah telah menyediakan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). Selain itu, melalui progran e-smart, Kemenperin juga memberikan pembinaan kepada IKM. Dalam progran tersebut, Kemenperin juga mengajak perusahaan e-commerce untuk turut memberikan edukasi kepada IKM agar lebih berkembang. ”

Dalam Catatan, ada 1.730 IKM yang tergabung dalam program e-smart sepanjang tahun lalu. Dari jumlah tersebut, Airlangga mengklaim sebanyak 63 IKM diantaranya sukses bertransaksi online.

” Di bidang makanan dan minuman sebanyak 29 IKM sukses bertransaksi online. Lalu, di bidang logam ada 21 IKM. Kemudian 10 IKM bidang fesyen dan 3 terkait furnitur juga sukses bertransaksi. Sedangkan sisanya, bergerak di bidang kerajinan, herbal, dan sektor lainnya. “Sebanyak 63 IKM itu, transaksinya mencapai Rp 168,4 juta tahun lalu,” tutur Airlangga.

Atas pencapaian itu, ia berharap semakin banyak IKM lainnya turut bergabung dengan program e-smart. Adapun tahun ini, Kemenperin menargetkan 4 ribu IKM tergabung dalam program e-smart, sehingga di harapkan mampu menaikan suhu perekonomoian Indonesia. ( KD / Dha )

BACA JUGA:  Rycko Menoza 'Menggandeng' Lesty Putri Utami Maju Pilkada Lampung Selatan