Menjaga Kearifan Lokal dalam ” Festival Budaya Pugung Raharjo “Peringati HUT Ke 20 Lampung Timur

319

Pugung Raharjo- Menyemarakan HUT Ke-20 Pemerintah Kabupaten Lampung Timur gelar Fesvital Budaya Tradisional Taman Purbakala Pugung Raharjo.Kegiatan yang direncanakan selama 3 (tiga) hari (26-28/04/2019) dimotori Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dipusatkan di Lapangan BRN desa Pugung Raharjo, kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

Meida Ulfah , Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Lampung Timur saat di wawancarai oleh wartawan mengatakan,

“Festival ini bertujuan melestarikan budaya tradisi yang ada di Lamtim sejalan dengan uu No 5 tahun 2017 tentang kebudayaan, sekaligus memperkenalkan situs purbakala yang ada di Lamtim,”

Taman Purbakala Pugung Raharjo Lampung Timur

Kegiatan ini dapat menjadi ruang ekpresi bagi seniman seniman budaya tradisional dalam berkarya. Sekaligus dapat melestarikan budaya tradisional di kalangan masyarakat khususnya anak-anak muda yang sudah tergerus dengan budaya-budaya luar, sehingga budaya tradisional yang menjadi jati diri bangsa tidak hilang dengan modernisasi,” Harap Meidia.

ijilampung.com

Ia menguraikan pada hari pertama kegiatan yaitu parade marching band yang akan diikuti para siswa-wi Paud, TK, SD, SMP dan SMA. Lalu, lomba liga dangdut Lampung Timur 2019, lomba foto selfi donor darah dan pasar murah.

Dilanjutkan dengan pawai budaya sekappung limo migo marga sekampung udik, marga melinting dari 24 utusan kecamatan yang diisi dengan kajian seni budaya sekappung limo migo Sekampung Udik dan Marga Melinting.

Dan di akhiri kegiatan Bazar kuliner tradisional, pameran budaya dan Agro wisata.

Pada hari hari kedua, Sabtu (27/4/2019) di awali kegiatan lomba mewarnai dan melukis cagar budaya oleh peserta dari siswa/si TK dan SD. Pada HUT akan diisi dengan jalan sehat semarak HUT Lampung Timur 2019 dan Festival band Lampung Timur 2019.

Kemudian pagelaran ragam budaya Nusantara yaitu, tali balak lampung, gamolan pekhing/cetik lampung, Musik tradisional Tambur (Sumbar), Kecapi suling (Sunda), Gamelon Cegog Bambu Bali lalu Ragam tari tradisional. Dan di akhiri Sarasehan dengan tema perspektif dalam konteks kearifan budaya lokal

BACA JUGA:  Agus Jabo Kecam !, 'Kegagalan Aparatus Negara' Dalam Memberikan Jaminan Keamanan dan Melindungi Kegiatan Damai Harlah PRD Ke 23

Sedangkan puncak acara hari ke 3, Minggu (28/4/2019), kegiatan di mulai dengan atraksi permainan dan pameran permainan tradisional.

Dilanjutkan Seni pencak silat kolosal dan pada ujung acara peserta atau masyarakat yang hadir akan di hibur oleh artis Lokal Duo Intan dan Newendi pelawak jebolan Stand up comedy.

( Adv / Dha / Kominfo )