Masyarakat Tambah Sengsara, Masuknya Tenaga Kerja Asing

253
Para buruh yang mengikuti aksi May Day di Bundaran Tugu Adipura, Bandarlampung, Selasa (1/5/2018). Foto  Ist

BANDAR LAMPUG, Inspirasi Post – Ratusan massa aksi buruh yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL), menolak keras dengan adanya tenaga kerja asing di Indonesia.

Koordinator aksi demo Sepriyadi mengatakan, bahwa dengan adanya tenaga asing dapat menambah mesengsarakan masyarakat Indonesia, “Karena dengan adanya tenaga kerja asing telah membatasi tenaga kerja kita khususnya masyarakat Indonesia yang tidak mendapatkan ruang kerja sebab telah terisi oleh tenaga kerja asing,” ujarnya di Tugu Adipura, Selasa, (1/5/2018).

Sepriyadi mengungkapkan, memberikan peluang tenaga kerja asing pun, dia menilai mereka selanjutnya akan menanamkan investasi-investasi di Indonesia. “Kemudian ini menjadi peluang tenaga kerja asing menanamkan investasi-investasi mereka di Indonesia tentunya dengan mengupah pekerja asal Indonesia jauh lebih murah,” ungkapnya.

Lebih lanju Sepriyadi menegaskan, menolak dengan adanya tenaga kerja asing di Indonesia, sebab di Indonesia sendiri masih banyak jumlah pengangguran yang harus diberikan pekerjaan.

“Jadi intinya, kami menolak dengan adanya tenaga kerja asing. Dengan adanya ini malah menambah ruang pekerja asing dan menambah masyarakat Indonesia sengsara,” tandasnya. (Ndi/Red).

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)

BACA JUGA:  Berkembang Cepat, Presiden Jokowi Optimistis Ekspor Otomotif Indonesia Tembus Keluar Asia