Mantan Gubernur Lampung Berpulang !! Selamat Jalan Bung Syamsurya Ryacudu

1068
Mantan Gubernur Lampung, Syamsurya Ryacudu meninggal dunia pada, Rabu (21/3/2018). Jenazah sekarang sudah dibawa ke rumah duka, di Puri Kencana Residence No.6, Sukarame, Bandarlampung.

Bandar Lampung, Inspirasi Post – Mantan Gubernur Lampung, Syamsurya Ryacudu meninggal dunia pada, Rabu (21/3/2018) di RS.Urip Sumoharjo, Bandarlampung.

Bung Syam, panggilan akrab Syamsurya ini menjabat Plt Gubernur Lampung pada tahun 2008-2009. Alm meninggal dunia pada usia 63 tahun. Setelah menjalani perawatan di RS.Urip Sumoharjo. “Jenazah sekarang sudah dibawa ke rumah duka, di Puri Kencana Residence No.6, Sukarame, Bandarlampung dan Alm dikebumikan sore nanti,” pungkas Yaser, anak kandung Bung Syam, Rabu (21/3/2018).

Tempat terpisah, Yuliardi mantan ajudan almarhum sekaligus Camat Teluk Pandan mengatakan, sebelumnya almarhum akan dimakamkan sehabis Dzuhur. Namun katanya, pihak keluarga akan masih menunggu adiknya yang merupakan Menteri Pertahanan (Menhan). “Makanya pemakaman diundur karena masih menunggu Menhan datang dari Jakarta,” jelasnya.

Perjalanan hidup Syamsurya Ryacudu, dari dosen menjadi Gubernur setahun. Profesi sebagai dosen di Universitas Bandarlampung (UBL) dan ASM Bandarlampung dijalani Syam mulai tahun 1991 hingga 2002.

Dia kemudian dipromosikan menjadi pembantu dekan III bidang kemahasiswaan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UBL periode 1992-1996. “Ia pun pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (BP KKN) pada 1997, sebelum terjun berpolitik praktis menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung periode 1999-2004, dan Wakil Gubernur (Wagub) Lampung pada 2004-2009.

Syamsurya juga pernah tercatat mengikuti pelatihan/kursus pendidikan pelatihan (Diklat) Pemudda Golongan Karya (Golkar) pada 1997, Pelatihan KKN Unila, Pelatihan Anggota DPRD Provinsi (1997). Kendati hanya meneruskan masa jabatan Gubernur Lampung yang ditinggalkan Sjachroedin karena harus mundur untuk mencalonkan diri, dalam waktu singkat (hingga 2 Juni 2009).

Salah satu kawan lama dan sahabat Syamsurya saat menjadi dosen di UBL, Jauhari M. Zailani MSc menuturkan, sejak awal dirinya telah mendorong kawannya itu untuk bisa menggapai prestasi dan jabatan tinggi yang harus diraihnya, apalagi menyandang nama besar Ryacudu.

BACA JUGA:  Matta Institute , Wujudkan Daerah Anti Korupsi , serta keterbukaan Informasi Publik jangan Setengah Hati

Ayah Syam, Ryacudu, adalah salah seorang perwira tinggi yang berprestasi di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sedangkan, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu yang mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) adalah kakak kandung Syam. “Oleh karena itu, menurut Jauhari, setelah menapaki karir sebagai dosen di UBL-ASM sejak tahun 1991, Syam beralih menjadi anggota DPRD Lampung dari Partai Golkar pada 1999-2004.

Syamsurya yang lahir di Palembang pada 14 Desember 1955, dan beristrikan Dra. Dewi Kusmintarsih yang memberinya tiga anak, berduet dengan Sjachroedin ZP, pensiunan petinggi Kepolisian Negara RI (Polri), berhasil meraih kursi Wakil Gubernur Lampung.

Pada waktu itu, Syamsurya Ryacudu dilantik sebagai Gubernur Lampung pada Rabu (2/7) oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Mardiyanto. Banyak harapan ditumpukan kepada bung Syam, kendati hanya kurang setahun memimpin Lampung untuk tetap dapat berbuat yang terbaik dan berarti bisa dirasakan masyarakat di daerahnya. (Ipung/Red)
Editor: Purwadi

Purwadi (Pimpinan Redaksi)