LSM LEMKIRA : Oknum Dinas Pendidikan Di Duga ” Korupsi ” DANA DOBLE SERTIFIKASI GURU, Jangan Berkelit Karena Semua Sudah Kami Laporkan Kepada POLDA Sulawesi Selatan

1385
Ketua Umum LSM LEMKIRA Sulawesi Selatan, Rizal Norma.

Makassar, Inspirasi Post- Korwas atau disebut Koordinator Pengawas diduga kerja sama dengan Sekretaris Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan dengan melakukan modus  memerintahkan MKPS, hal tersebut terungkapmelalui Kebalikan dana sertipikasi yang lebih atau ganda, dengan terbukti pengembalian lewat rekening Pribadi. Pengembalian dana sertifikasi lebih bayar atau lebih populer disebut pembayaran ganda sertifikasi guru, Kerja tersistematis ini di duga terjadi dibeberapa Kabupaten / Kota di sulawesi selatan.

Rizal Noma, Ketua Umum LSM LEMKIRA saat memberikan keterangan pers kepada Inspirasi Post secara khusus mengatakan,

” LSM LEMKIRA telah menyurati dinas pendidikan untuk melakukan klarifikasi dugaan kejahatan tersistematis tersebut, namun dinas pendidikan menjawab surat LSM lengkira yg ditanda tangani oleh sekretaris dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan, Mereka mengakui kalau hal itu benar ada nya , ada dana masuk dan keluar lewat rekening pribadi “. Urai aktivis senior ini.

” yang lebih mengagetkan ternyata pihak dinas dalam halini ( Korwas dam sekdis, red ),  mengakui ada nya dana masuk ke rekening pribadi , tetapi mereka berkelit itu tampa sepengetahuan korwas, Sebagai pemilik rekening, yang mengagetkan ada 200 juta dana masuk tetapi pemilik rekening ( Korwas, red ) berkelit , TIDAK MENGETAHUI, yang dikirimkan 14 orang guru tentu itu sangat mustahil sekali ” tegasnya.

Untuk di ketahui saat ini pihak Dinas Pendidikan telah melakukan kiriman surat balasan n yang ditanda tangani sekertaris dinas pendidikan propinsi sulawesi selatankepada LSM LEMKIRA.

Surat balasan klarifikasi dari Pihak Dinas Pendidikan kepada LSM Lemkira beberapa waktu lalu yang dinilai ada pembohongan publik dan tidak sesuai kenyatan atau FAKTA.

disisi lain pihak LSM LEMKIRA Menilai surat balasan tersebut sebagai pembohongan publik, pasalnya hasil investigasi dilapangan , Hal itu tidak sesuai fakta yang ada dilapangan dan dinilai rancu, apalagi pengiriman dana itu Lewat rekenin korwas yang berjumlah 14 orang.

BACA JUGA:  Mulai Hari Ini, Kemenag Buka Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi 2018

” Banyak fakta unik yang berbeda antara surat balasan dan kenyataan serta kesaksian di antara nya , Beberapa guru yg mengakui kalau ada juga pengembalian dengan cara setor langsung tunai” . Bebernya.

Sampai berita ini di turunkan saat ini kasus dugaan Korupsi pada ” Dana Doble Anggaran Sertifikasi Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan “, telah sampai tahap penyelidikan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

( St Aminah / Rls / Red / Yudha Saputra)