Lembaga Advokasi Anak dan Perempuan ‘DAMAR’ Berikan Pendampingan Hukum Kepada Korban Kekerasan Seksual Dibawah Umur

323

Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Wilayah Himpunan Pewarta Indonesia ( DPW HPI ) Propinsi Lampung menggandeng Lembaga Advokasi Anak dan Perempuan ( DAMAR ), untuk bersama menutaskan Kasus kekerasan seksual pada anak di bawah umur dengan korban IN ( 14 ) yang terjadi pada medio agustus 2010. Dengan dihantar jajaran pengurus DPW HPI Lampung serta Anggota Komisi V DPRD Propinsi Lampung , Lesty Putri Utami,SH , Mkn. Pihak keluarga dan korban akhirnya memberikan kuasa hukum atas musibah yang menimpa putrinya tersebut, Selasa 20 / 10 , siang tadi.

Ali ,SH , Wakil Ketua Bidang Hukum DPW HPI Lampung saat memberikan keterangan kepada wartawan mengatakan, Ini merupakan sebuah kejahatan luar biasa ( Extra Ordinari Crime ), Saya mewakili Ketua DPW serta hasil keputusan rapat internal organsisasi serta keluarga korban , sepakat menggandeng Lembaga DAMAR sebagai mitra kerja dalam penuntasan hukum masalah ini, karena ini merupakan sebuah problematika besar yang harus bersama sama ‘Diperangi’ , agar kejadian ini tidak terjadi pada anak bangsa yang lain.” Tegas pria yang dikenal kritis.

Ali menambahkan, selanjutnya nanti kami akan berbagi peran kinerja dalam penuntasan masalah ini, Kami berharap pihak penegak hukum untuk ‘tidak main main’ serta berlarut dalam proses penegakan hukum nya.

Seperti diketahui, Lembaga Advokasi Anak dan Perempuan ‘DAMAR’ dikenal konsisten dalam melakukan pendampingan bagi korban kejahatan luar biasa ini.

Anton Sujarwo, Orang Tua korban saat dimintai keterangan mengatakan, Saya sangat berterima kasih kepada DPW HPI Lampung , Bu Lesty Putry Utami serta Lembaga DAMAR yang telah tulus mau membantu serta memberikan perhatian dalam kejahatan yang menimpa anak saya, Orang bodoh dan miskin seperti saya benar benar sangat terbantu sekali ternyata masih ada yang mau peduli dan ikhlas mendampingi kami mencari keadilan.’ Ujar lelaki yang mengalami kebutaan pada bola mata nya ini dengan nada sedih.

BACA JUGA:  Mencetak Pemimpin yang Berkompeten Melalui Diklat Pim XIX Kota Metro

( Redaksi )