Lampung Ibukota RI Jadi Usulan Dalam Rakor Gubernur Se Sumatera

41

Bengkulu-Rapat koordinasi (Rakor) Gubernur se-Sumatera yang diadakan di Hotel Grage Bengkulu mengusulkan Provinsi Lampung sebagai Ibu Kota Negara, Selasa (9/7/2019).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi bahwa provinsi Lampung siap menjadi Ibu Kota Negara.

“Provinsi Lampung memiliki potensi yang besar sehingga dalam rapat ini mengusulkan untuk menjadikan Provinsi Lampung sebagai Ibu Kota Provinsi,”

Lanjut Arinal, pihaknya telah melakukan telaah atas hal ini.

“Bahwa kita mengusulkan Provinsi lampung bukan serta merta untuk merebut tapi dipilihnya Lampung menjadi daya dukung, kemampuan, potensi dan sebagainya. Lampung menjadi daya cerminan Negara kepulauan dan Lampung juga berdekatan dengan pusat perekonomian nasional,” Tegas Arinal.

Arinal menambahkan, bahwa 9 juta jiwa penduduk di Lampung yang terdiri dari berbagai suku yang tidak mempunyai masalah dan bahwa itu sudah mencerminkan Negara Republik Indonesia.

“Sebanyak 9 juta jiwa penduduk Lampung dari berbagai suku sudah mencerminkan Negara Kesatuan Republik Indoneia dan insya Allah, Provinsi Lampung siap menjadi Ibu Kota Negara,” Ujar Gubernur Lampung.

Usulan tersebut, disambut baik oleh Gubernur se-Sumatera.

Salah satunya Gubernur Bengkulu, Rohidin Meryah Mengatakan,

“Ini menjadi hal yang menarik untuk dibahas, bahwa kesiapan Provinsi Lampung menjadi Ibu Kota Negara harus di dukung untuk kemajuan pulau Sumatera,” kata Rohidin.

Selain itu, Rohidin juga mengatakan bahwa dengan adanya Ibu Kota Negara di Provinsi Lampung maka konektivitas antar Provinsi dalam lingkup komuditi ekspor impor dengan Kopi Unggulan Sumatera yang disambungkan dengan Tol akan menjadi keunggulan tersendiri di Sumatera.

“Ini bisa menjadi menjadi keunggulan produk produk kita, seperti Kopi yang bakal kita canangkan menjadi produk unggulan Sumatera dari Nasional dan Internasional,” kata Rohidin.

BACA JUGA:  Petani Lampung Timur 'Ketiban Rezeki' Harga Sayuran Naik Tinggi

Rohidin juga mengatakan bahwa usulan Provinsi Lampung menjadi Ibu Kota Negara, bukan menjadi daya saing oleh Kalimantan yang juga diusulkan menjadi Ibu Kota Negara pengganti DKI Jakarta.

“Tapi itu bentuk kesiapan Provinsi Lampung menjadi Ibu Kota Negara,” Tutup Gubernur Bengkulu Ini.

( Red / Dbs / Dha )