Lagi !! Kejati Lampung Bekuk DPO Kasus Korupsi

709
Terpindana ialah Razib Putra Nunyai saat ekspos Kejati Lampung, Jumat (4/5/2018). Foto: Ist

BANDAR LAMPUNG, Inspirasi Post – Dalam melaksanakan tugasnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Waykanan patut di acungkan jempol. Pasalnya, terpidana DPO tindak pidana korupsi pada pelaksanaan kegiatan bantuan sosial TIK (e- learning) sekolah dasar (SD) Tahun 2014, Blambangan Umpu berhasi di tangkap.

Asisten Intel Kejati Lampung Raja Sakti Harahap mengatakan, penangkapan buron terpidana kasus korupsi Kejari Way Kanan, pada Kamis, (3/5/2018), di Jalan Ciguruwik, Bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 20.54 WIB. “Terpidana DPO ini kami tangkap ditempat usahanya berjualan ayam goreng di wilayah Bandung Jawa Barat. DPO dapat ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengenalnya,” ujarnya di Kejati Lampung, Jumat, (4/5/2018).

Menurutnya, terpidana terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pada pelaksanaan kegiatan bantuan sosial TIK (E- learning) SD Tahun 2014 Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan. “Dengan total pagu anggaran Rp1,8 miliar sehingga merugikan keuangan negera sebesar Rp588.586.376 dan dijatuhi pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan dan denda Rp200.000.000 subsider 6 bulan,” terangnya.

Selanjutnya, kata dia, terpidana dibawa ke Kejati Jawa Barat. Selanjutnya setelah dilakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Bandung, terpidana dititipkan di sel kejari Bandung dengan penjagaan petugas kepolisian untuk dibawa ke Kejati Lampung pada Jumat (4/5/2018).

Terpidana kasus korupsi kegiatan bantuan sosial TIK (e- learning) SD Tahun 2014, ditangkap di kos-kosannya di Jalan Pangeran Antasari, Gang MAN II, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung, pada Sabtu (21/4), sekitar pukul 08.30 WIB. (Ant/Red)

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Jangan Kembangkan Isu-Isu PKI, Sebabkan Bangsa Jadi Pesimis