Komandan Ditpolairud Mabes Polri ‘ Sesalkan ‘ Tindakan Penembakan di Depok

190

Depok-Komandan Korps Polairud Baharkam Polri, Irjen Zulkarnain Adinegara, sangat menyesalkan tindakan Brigadir Rangga Tianto (32) yang melakukan ‘ Penembakan ‘ sehingga mengakibatkan ‘ Gugurnya ‘ Bripka Rachmat Effendy dengan beberapa luka tembakan.

Untuk diketahui, Brigadir rangga tianto merupakan anggota Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Baharkam Polri.

Irjen  Polisi Zulkarnain Adinegara merupakan Kepala atau kerap disebut ‘Komandan ‘ Ditpolairud Barhakam Mabes Polri.Saat memberikan keterangan kepada awak media mengatakan, seharusnya Brigadir Rangga tidak membawa senjata saat sedang tidak bertugas di Ditpolairud Mabes Polri.

“ Kalau itu kan tidak bertugas dia, seharusnya tidak boleh bawa senjata,Kecuali tugas.Kinerja tugas lain misalnya patroli di laut. Sejauh ini sedang dalam proses pemeriksaan apakah senjata itu ada surat izinnya.” Tegas Irjen Pol Zulkarnain Adinegara kepada awak media.

Hal tersebut disampaikan saat melayat ke rumah duka tempat Bripka Rachmat, di Permata Tapos Residence, Sukamaju Baru, Depok, Jumat (26/7) siang kepada awak media yang telah menanti nya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Zulkarnain, mengatakan, berdasarkan prosedur setiap anggota Polri yang memiliki senjata harus terlebih dahulu menjalani psikotes.

Psikotes itu pun, jelas dia, harus dilakukan tiap dua tahun sekali.

“Tidak sekali tes saja. Bisa saja perkembangan kebiasaan seseorang, dan hubungan sosialnya berpengaruh pada kejiwaan seseorang,” urai Jenderal Polisi yang dikenal ramah ini.

“Kalau dilihat dari kronologis, sangat, dari sembilan butir di selongsong, tujuh butir katanya dikeluarkan. Itu kebiasaan yang kurang baik. Proses hukum harus ditegakan, kita proses, dan kita pastikan yang salah, salah.” tegas Zulkarnain.

Untuk itu, pihak Divisi Propam Mabes Polri tengah memeriksa kejiwaan Brigadir RanggaTianto.

Semenyara itu untuk kasus kriminal akan ditangani Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

BACA JUGA:  SMAN 5 Metro Menggelar Perpisahan Kelas XII dan Menyambut Hari Kartini

Irjen Pol Zulkarnain menambahkan,bahwa setiap anggota yang tidak sedang bertugas haram membawa senjata api.

“Ya, jelas itu (tidak boleh bawa senjata saat tidak bertugas). Bertugas saja saat patroli. Patroli kita pun itu di laut.” ujarnya.

Disisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono sendiri telah membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukumnya.

( Red / Dha / Elz )