Klarifikasi dan Hak Jawab Lina Wen, Perwakilan PT Bina Mulya Lampung, ‘Persoalan’ Akhirnya Selesai di Dewan Pers

158
Kuasa Hukum Inspirasi Post , Komisioner Dewan Pers , Kuasa Hukum PT.BML dalam satu sesi 'Islah' di Dewan Pers.

Pangkalpinang –  Lina Wen selaku Perwakilan PT Bina Mulya Lampung melalui rilis dari Kantor Advokat/Hukum Hendra Irawan SH & Rekan  menyampaikan klarifikasi dan hak jawab terkait pemberitaan di Inspirasipost.com dengan judul , Pengerjaan Proyek Bernilai Miliaran Rupiah Molor, Kontraktor Terancam Blacklist,” beberapa waktu yang lalu (7/11/2019).

Sehingga saudari Lina Wen selaku Perwakilan Kontraktor dari PT Bina Mulya Lampung pada sesi itu merasa ada yang ‘janggal’ lalu melalui kuasa hukum nya dirinya melaporkan hal tersebut ke Dewan Pers.

Dewan Pers beserta Masykur Husein,S.H sebagai Tim Kuasa Hukum media siber Inspirasi Post.com dan Kuasa Hukum Ahmad Albuni sebagai Kuasa Hukum PT.BML saat menandatangani ‘Risalah Perdamaiaan’ di Gedung Dewan Pers, beberapa waktu lalu.

“Saya terima kalau proyek yang saya kerjakan molor,  oke gak masalah seperti yang dibuat koran lokal, saya anggap sangat profesional sekali.”Pekerjaan Jembatan Molor, Kontraktor Terancam Blacklist”  seperti menjudge (menghakimi),” ujar Lina  dalam rilisnya yang disampaikan oleh Kuasa hukumnya, Selasa (28/01/2020).

Masih menurut Lina Wen ,  saat berita pertama turun ramai-ramai tidak ada satupun media yang konfirmasi ke dirinya selaku perwakilan PT Bina Mulya Lampung di Provinsi Bangka Belitung.

“Nama perusahaan saya otomatis tercemar dengan judul yang tendensius tanpa konfirmasi ke saya juga.  Jadi setelah berita kedua turun mereka mau melakukan upaya konfirmasi saya anggap tidak perlu lagi.  Molor itu kan masih ada waktu 50 hari sedangkan dalam berita baru 12 hari.  Saya yakin kok,  sebelum waktunya 50 hari proyek tersebut akan selesai dan bisa bermanfaat bagi masyarakat hingga sekarang sampai hari ini, Selasa (28/1/2020) proyek tersebut sudah lama selesai dan dapat bermanfaat, selanjutnya ada masa pemeliharaan dan setelah usai pemeliharaan mari sama kita kawal,” jelas Lina dalam rilisnya.

 

Kuasa Hukum Inspirasi Post , Komisioner Dewan Pers , Kuasa Hukum PT.BML dalam mediasi ‘Islah’ di Dewan Pers.

Untuk diketahui, problematika pemberitaan itu sendiri akhirnya dapat diselesaikan melalui ajudikasi non-ligitasi oleh Dewan Pers, yang dihadiri oleh pihak Pengadu diwakili oleh Kuasa hukumnya Ahmad Albuni SH, sedangkan pihak Teradu diwakili Kuasa hukum Masykur Husain,S.H yang juga Ketua Umum Himpunan Pewarta Indonesia (HPI), di Sekretariat Dewan Pers Jakarta, Selasa (21/01/2020).

BACA JUGA:  Bahaya !! Beraksi Tujuh Kali, ABG di Bekuk Polisi

Atas pemberitaan yang disajikan telah danggap tidak berimbang, menghakimi dan mengiring opini, sebagai bentuk profesionalitas serta mengedepankan azas praduga tak bersalah.  Inspirasi post.com juga meminta maff jika narasumber merasa terjudge atau terhakimi, melalui Ruang Hak Jawab ini diharapkan sajian informasi atau berita yang diunggah dapat berimbang dan tidak ‘Terkesan’ menghakimi malah sebaliknya menjadi refrensi informasi yang akurat serta mencerdaskan .

Ruang Hak Jawab ini  sendiri merupakan ‘Klimaks’ dari tahapan pemberitaan sebelumnya yang berjudul ” Proyek Bernilai Miliaran Rupiah ‘Molor’, Kontraktor Terancam ‘BlackList’ “, Hal ini adalah Sisi Informasi yang diberikan oleh PT.BML sebagai perimbangan informasi atau berita sehingga diharapkan menjadi karya jurnalistik yang tetap independen juga tanpa  menjudge alias main hakim.

 

( Pimred / Penanggung Jawab )