Kepala Kampung dan Masyarakat Sri Katon Kabupaten Lampung Tengah ‘Bantah’ Isu Praktek Pungutan Liar

588

Lampung Tengah – Pasca beredar nya informasi atau berita oleh media online setempat terkait pungutan liar atau kerap disebut ‘Pungli’ di Kampung Sri Katon, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah beberapa waktu lalu.

Pihak Kepala Kampung beserta jajaran serta masyarakat kampung ‘Membantah’ bahwa berita itu tanpa narasumber yang jelas serta proses wawancara terlebih dahulu ke Pihak Kepala Kampung, 31-01-2020 malam ini.

Hal yang menjadi informasi atau berita tersebut tidaklah benar adanya serta terkesan menghakimi tanpa akurasi data yang akurat, Proses wawancara serta narasumber yang jelas sesuai Kode Etik Jurnalistik serta UU Pokok Pers.

 

Amin , Kasi Pembangunan Kampung Sri Katon , Kabupaten Lampung Tengah saat memberikan keterangan kepada Inspirasi Post mengatakan, Apa yang dituduhkan itu tidak benar pihak Kampung telah melakukan Pungutan Liar, Semua telah melalui prosedur serta aturan hukum yang ada serta disepakati bersama.

” Semua yang di tuduhkan itu ‘Tidak Benar’ bang , kami telah menjalankan mekanisme sesuai prosedur yang ada yaitu melalui Musyawarah Kampung , Pemberkasan seperti Berita Acara , SK, Poin Kesepakatan serta ditanda tangani semua yang hadir,  juga mengikuti aturan Hukum yang ada , artinya tuduhan Pungutan Liar itu tak berdasar.” Ujar pria muda ini.

Untuk diketahui dalam pelaksanaan pihak Kampung Sri Katon Kabupaten Lampung Tengah, terlebih dahulu telah mengajukan musyawarah kampung yang dihadiri Perangkat Kampung , Masyarakat serta elemen lainya, Hal tersebut terlihat dari data foto , berkas acara serta data terkait lainnya.

Sebelumnya pihak Kampung Sri Katon Kabupaten Lampung Tengah,diberitakan ‘Secara Sepihak’ oleh media online setempat dengan dugaan melakukan pungutan liar atau pungli terkait penerbitan surat tanah dengan variasi Rp.650 – RP.1,5 juta kepada pemohon atau masyarakat kampung tersebut.

BACA JUGA:  Melaju Kencang ' Nahas ' Mobil Panther Tabrak Meredian Pembatas Jalan

( Pimpinan Redaksi )