Kader Partai Menyatakan Arnas Helmi dan Tri Setyawan Masih Sah Pemegang Komando DPC Partai Hanura Kota Metro Sesuai Mekanisme dan Aturan

585
Segenap Pimpinan beserta pengurus dan Basis Massa dalam beberapa rangkaian program kerja partai memantapkan semangat dan berjuang memenangkan Partai Hanura di Kota Metro.

 

Kota Metro, Inspirasi Post-

Polemik yang terjadi di tingkat Elite atau Pimpinan Pusat Partai Hanura dengan Dualisme antara petinggi bereffek pada kinerja dan membingungkan kinerja dan arah kader , Peseteruan tersebut pada awalnya membuat suasana dan kondisi di semua tingkatan jadi tak menentu tak terlepas juga di DPC Kota Metro yang merasakan imbas problematika itu.Pada awalnya Pengurus, kader , serta militan Partai sempat di buat bingung oleh suasana yang tercipta belum ditambah lagi dengan klaim salah satu pihak serta arah KPU Kota Metro yang berpegang pada Sipol berani menunjuk arah Kepada Jajaran Pimpinan Cabang yang tanpa Aturan dan Mekanisme yang lazim.Hal itu  membuat kendor kinerja dan semangat para Pengurus,kader,serta Militan Partai Hanura di DPC Kota Metro yang sudah menghabiskan waktu,fikiran dan tenaga untuk menyusun, kaderisasi basis,input data dll. Tetapi berkat kesadaran dan kesadaran Para Penurus,Kader dan Segenap Militan Partai untuk menyamakan pemikiran, dan suara berkaca dari perjuangan sudah bersusah payah bekerja,berjuang untuk memenangkan kostelasi politik bersama Partai Hanura , secara tegas menyatakan diri tetap mengakui Kepemimpinan, Arnas Helmi sebagai Ketua DPC dan Tri Setyawan sebagai sekretaris dan berjuang hingga masa waktu periode habis dan memenangkan Partai Hanura Di Kota Metro, Bukti Awal adalah verifikasi oleh KPU yang bisa dilihat pada Data SIPOL KPU itu semua kerja tim yang baik di bawah komando Ketua DPC dan Sekretaris , Arnas Helmi dan Tri Setyawan.

Yudha Saputra, Pengurus dan Politisi Muda Partai Hanura Kota Metro, mendampingi Arnas Helmi Ketua DPC Partai Hanura  saat wawancarai oleh Inspirasi Post mengatakan , 

” Saya Mewakili Pengurus dan Kader yang selama ini diam melihat sebuah Drama Pembodohan di pertontonkan, selama ini kami diam dan santun karena inilah kaderisasi kami dan Jika bicara militansi tentu kami tidak mengenal bahkan mengetahui klaim seseorang yang tiba tiba mengaku sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Metro itu sangat naif , ini organisasi politik bukan organisasi yang tidak pakai mekanisme atau aturan yang berlaku, Ada yang Janggal dan sistematika ber organisasi yang salah dikarenakan sikap terburu – buru dan ” Panic disorder “, harus nya ada mekanisme dan tahapan yang jelas serta di lewati oleh ” Klaim Pengurus Baru “, minimal muscablub atau mosi tak percaya dll lah yang sesuai dengan aturan organisasi , jangan tiba – tiba menghapus nama jajaran Ketua,Sekretaris,dan Bendahara dari SIPOL KPU tetapi data Pengurus di bawahnya yang di ambil atau di pakai sebagai dasar verifikasi, malahan jelas ada tanda tangan dan cap resmi nya lagi artinya 5 PAC dengan SK yg di tandangani Arnas Helmi dan Tri Setyawan yang di pakai jadi dasar SIPOL KPU , Ini Bukti dan jangan di permainkan ” Tegas Politisi Muda ini.

BACA JUGA:  Viral !! Ilmuwan Muda 'Berharap' Bertemu Presiden Jokowi

” Yang berpolemik itu kan antar elite , jadi jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan dan tidak menghargai kami para kader yang bekerja keras, berjuang dan bergerak secara militan memenuhi sistem input anggota ke pusat yang kami kirim via online, jadi jika di cek lagi di ” SIPOL ” yang ada di KPU kota metro, maff bukan kami mengklaim tapi secara etika kami beritahu , itu data sapa , apa sanggup mereka hanya beberapa hari memenuhi standarisasi data yang harus di kirim ke pusat dan di kirim ke KPU bisa kita cek ulang itu salah satu klaim pembodohan yang secara tegas kami tolak, disini terlihat seperti ” Habis Manis Sepah Dibuang ” dan seperti ada pengaturan pengkondisian kepengurusan tanpa mekanisme dan aturan yang jelas dan mengedepasnkan Musyawarah Mufakat, jelas effek nya tidak baik serta merusak Wibawa dan Martabat Partai Hanura jika di diamkan dan tidak di kritik dan pertegas ” jelas dia.

Dualisme di tingkat Elite DPP pun belum mempunyai Hukum tetap atau dalam istilah bahasa kamus hukum  inkracht van gewijsde atau kerap di sebut inchraat dari  Pengadilan PTUN Jakarta , Ketua DPD Partai Hanura Lampung , Sri Widodo saat membeberkan salinan kertas gugatan ke PTUN.

 

Seperti diketahui, Arnas Helmi, Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Kota Metro dan Sekretaris Tri Setiyawan,ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan dengan nomor : SKEP/023/DPD.HANURA/08/V/2017, tanggal 26 Mei 2017. Melalui proses organisasi yang jelas dan mekanisme yang benar menurut organisasi, Bahkan Hingga pasca pelantikan kepengurusan yang sah secara hukum dan organisasi , maka SK pengangkatan di berikan kepada KPU Kota Metro dan Kesbangpol ( Kesatuan Bangsa dan Politik ) Kota Metro untuk mengetahui dan mematuhi bahwa itulah keputusan SK yang asli dan belum berakahir masa kepengurusan hingga habis masa tahun yang telah ditentukan dan sah secara Aturan dan Hukum.

Yudha Saputra Menambahkan,

” Jadi kami meminta secara tegas kepada semua stake holder pelaksana pesta demokrasi ( KPU , Panwaslu ), Kepolisian , Kejaksaan , DPRD , Pemerintahaan dalam hal ini pihak eksekutiv , Tokoh Masyarakat , Tokoh Pemuda dan seluruh Pimpinan Partai dan jajaran pengurus nya beserta masyarakat Kota Metro, kami beritahukan bahwa berdasarkan aturan dan mekanisme Organisasi dalam hal ini DPC  Partai Hanura Kota Metro kami segenap kader menyatakan bahwa kepengurusan yang sah adalah di bawah kepempinan, ”  Arnas Helmi sebagai Ketua DPC dan Tri Setyawan sebagai sekretaris “, jadi mari bersama kita jaga kondusivitas, etika dan menjunjung tinggi kepentingan bangsa di atas segala galanya bukan kepentingan pribadi dan golongan sehingga membutakan dan mempermainkan peraturan yang ada ini salah satu ciri ” Politikus Busuk , jadi kami memberikan Support dan dukungan moril kepada ketua dan sekretaris untuk terus berjuang dan bekerja, bersama kami hingga titik terakhir demi Wibawa dan Martabat, serta memenangkan Partai Hanura pada pesta Demokrasi di kota metro”. tegas politisi Muda ini.

Untuk di ketahui , Pimpinan Partai Hanura saat ini tengah dilanda dualisme , itu tentunya masih ada hak hak di atas hukum yang berlaku antara kedua belah pihak besengketa dan harus di hargai satu sama lain , hal itu tentunya terjadi pada tingkat DPP ( Dewan Pimpinan Pusat ),Hingga kini perseteruan sudah memasuki tahapan di PTUN Jakarta, sesuai dengan nomor perkara 24/G/2018/PTUN.JKT tertanggal 22 Jan 2018, dilansir dari web resmi SIPP ( Sistem Informasi Penelusuran Perkara , Red ) Pengadilan Tata Usaha Negara atau disingkat PTUN yang berkedudukan di Jakarta.

BACA JUGA:  Abdul Wahab Mencalonkan Ketua PWI Metro, Siap Jaga Persatuan

Hingga berita ini di turunkan dalam sengketa antar Elite DPP Partai Hanura di PTUN Jakarta belum ada ketetapan hukum atau dalam kamus hukum di kenal dengan istilah inkracht van gewijsde artinya satu sama lain mempunyai putusan hukum tetap karena proses persidangan hingga kini masih berlangsung, jadi fenomena yang ada sebenarnya masih bersifat klaim belum mendasar dengan ketetapan  hukum yang tetap.

” Dasar melakukan Restrukturisasi, Reposisi dan Revitalisasi kepengurusan tanpa croos chek hingga tingkat grasroot, serta mudah melupakan hasil jerih payah kepengurusan ini hingga lolos pada SIPOL KPU, ini sebuah tindakan Tidak Terpuji / Wan Prestasi serta tidak memegang etika dan saling menghargai, jadi cipta  kaderisasi yang santun dan bermartabat seperti tak teruwujud , seperti ada pengarahan ke kondisi chaos antar Pengurus dan simpatisan ini sangat berbahaya dan merugikan Perolehan Suara Partai Hanura Jika di biarkan semrawut dan ada gejala pengkondisian jabatan tanpa kerja nyata dan Working team, serta yang utama , Partai adalah tempat mencetak pemimpin pemimpin masa depan Bangsa ”  beber politisi muda ini.

” Saya bersama teman – teman pengurus dan kader partai sengaja mendatangi ketua dan Pengurus inti Partai yang sah sebagai bentuk support, kami ingin menyelamatkan Wibawa dan Martabat Partai Hanura Hingga Titik Terakhir Sampai dimana Juang dan Loyal Kami di Hargai , Kalah Menang Bukan Tujuan Tapi Menjaga Kehormatan,Wibawa dan Martabat Partai Hanura Lebih Penting dari Kepentingan “. Tegasnya dengan Nada Tinggi.

Hingga berita ini di turunkan, sejumlah kader – kader dan pengurus yang berkomitmen  meyelamatkan wibawa dan martabat Partai Hanura Kota Metro ,Mulai Melakukan kosulidasi dan kerja kerja Partai yang telah menjadi agenda yang telah di rumuskan dan di tetapkan  sejak jauh hari tanpa terpengaruh oleh dualisme di tingkat elite pusat maupun daerah., maka segenap Pengurus dan Kader yang Loyal, Militan dan Berjuang Penuh serta menjaga Wibawa dan Martabat Partai Hanura Tetap Beraktivitas dan Melakukan Aktivitas seperti biasa dan tetap mengakui Kepemimpinan Arnas Helmi dan Tri Setyawan sesuai Keputusan Muscab lalu sebagai bentuk menegakkan Demokrasi yang bersih dan ber Hati Nurani.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Ajak Managing Director IMF ‘Blusukan’ ke RSPP Jakarta

( Tim / Red / Rilis / DBS / Purwadi )

Walikota Metro , Hi. Achmad Pairin saat menerima kunjungan kerja DPC Partai Hanura Kota Metro di bawah kepempinan , Arnas Helmi dan Tri Setyawan sebagai Mitra kerja dan siap menerima Input atau Output Positiv dari Partai Hanura demi kemajuan Kota Metro
Kepengurusan DPC Partai Hanura di bawah kepempinan Arnas Helmi dan Tri Setyawan sebagai Ketua dan Sekretaris telah memenuhi aturan partai yang sehat dan mendidik karena telah memenuhi persyaratan sesuai Aturan dan Mekanisme Partai dan Hukum yang berlaku.