Jerambah Gantung Icon Kota Pangkalpinang Retak Dan Turun

581

Inspirasi Post || 18 Juni 2021

Pangkalpinang (Bangka-Belitung) – Jerambah Gantung Kerabut saat ini menjadi salah satu Icon dan kebanggaan masyarakat Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Prov Kep Babel).

Peresmian Jerambah Gantung oleh Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil begitu semarak dan meriahnya, bahkan dihadiri anggota DPR RI Rudianto Tjen, dua kepala daerah Bupati Bangka Mulkan dan Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid sebagai tamu undangan,  yang diresmikan beberapa bulan yang lalu (04/03/2021).

Photo : keretakan pada kontruksi bangunan jembatan

Saat itu dalam sambutan bang Molen sapaan akrab walikota Pangkalpinang Jerambah Gantung diproklamirkan sebagai salah satu Icon Kota Pangkalpinang itu berada di aliran sungai desa Selindung kelurahan Jerambah Gantung kecamatan Gabek kota Pangkalpinang, yang memisahkan wilayah administrasi pemerintahan Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka dan merupakan akses jalan terdekat menuju ke Universitas Bangka Belitung (UBB) desa Bulunijuk kabupaten Bangka.

Photo : Tampak fisik bangunan terjadi penurunan

Bahkan, Walikota Pangkalpinang sempat  mengatakan pada publik bahwa “uji beban atau uji kelayakan akan kita lakukan nantinya, nanti akan dites sekali jalan 50 Ton kendaraan di atasnya itu apakah sudah layak atau gimana, kalau sudah oke baru kita resmikan,” kata Molen seperti dilansir berbagai media online, Selasa (16/2/2021) lalu.

Diketahui, Pembangunan Jembatan  Gantung bersumber dari APBD kota Pangkalpinang menelan biaya Rp 25,9 miliar, dan pada bulan Oktober 2021 Jembatan itu sempat ambruk lantaran beton/balok jerder terguling dan merobohkan kontruksi yang lainnya, meskipun PT Karya Mulia Nugraha selaku kontraktor pelaksana pembangunan Jembatan Gantung  memperbaiki kembali kontruksi beton/balok jerder  yang roboh tersebut.

Photo : tampaknya keretakan pada kontruksi bangunan

Namun sayangnya, Jerambah Gantung yang belum lama diperbaiki dan diresmikan itu, bahkan sudah dilakukan uji beban terhadap kekuatan kontruksi jembatan dan jalan tersebut, saat Pers Babel sedang melewati dan berhenti di Jerambah Gantung sekedar menikmati suasana pemandangan hutan Bakau dan Sungai, Jum’at (18/06/2021).

Terpantau  oleh Pers Babel, terlihat ada sejumlah  keretakan dibeberapa titik pada dinding hingga adanya pergeseran/penurunan struktur tanah pada bangunan Jembatan Gantung.

Photo : keretakan pada dinding bangunan

Tidak  itu saja keretakan pada pondasi bibir dinding ke bahu jalan sepertinya kurang padat penembokan tanah sehingga kelihatan ada rongga bahkan adanya penurunan tanah.

Sementara itu, warga Pangkalpinang  yang kebetulan saat itu sedang bersamaan dengan Pers Babel menikmati suasana hamparan hutan Bakau dan sungai di Jerambah Gantung, menyampaikan sangat mengkuatirkan jika keretakan dan penurunan kontruksi bangunan itu dibiarkan, dan tidak segera diperbaiki akan berakibat fatal dan kerusakan akan bertambah parah pada kontruksi jalan dan jembatan tersebut.

Photo : Keretakan pada sisi bahu jalan jembatan

” Itu sudah jelas adanya pergeseran struktur tanah bisa jadi kurang padat, dan dikuatirkan pada musim hujan air memasuki selah-selah yang berongga itu akan menggerus tanah dan itu akan membuat jembatan dan jalan rusak parah, bukan tidak mungkin mengancam keselamatan pengguna jalan, Semoga menjadi perhatian kepala PU dan bapak walikota kita, mumpung masih dalam tahap pemeliharaan, ” ujar Agus, Jum’at (18/06/2021).

Saat berita ini dipublish, terkait adanya keretakan dan perubahan kontruksi pada dinding dan turunnya pondasi di Jembatan Gantung Kerabut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar belum berikan jawaban. Dan demikian juga dengan pihak kontraktor pelaksana PT Karya Mulia Nugraha Pembangunan Jembatan Gantung dalam upaya konfirmasi. (Red-Rik)

BACA JUGA:  Terima Wapres Iran, Presiden Sampaikan Upaya Indonesia Lakukan Pemberdayaan Peran Perempuan