Imron Roni: Satpol PP Metro Siaga Gelar Pengamanan di Bulan Ramadhan

354
Kasatpol PP Kota Metro Imron Roni (tiga dari kiri, red) foto bersama Ketua DPRD Metro, Ana Morinda beserta jajaran stap Pol PP dalam peringatan hari Pancasila, Jumat (1/6/2018).

METRO, Inspirasi Post – Demi sinergitas menjaga keamanan dengan TNI – Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro siaga untuk turut membantu pengamanan selama bulan Ramadhan dan meningkatkan disiplin bagi PNS dalam bekerja, salah satunya adalah melalui razia untuk pegawai yang keluyuran pada saat jam dinas.

Kasatpol PP Kota Metro Imron Roni mengatakan, pihaknya akan membantu TNI-Polri mengamankan Kota Metro. Hal itu dalam rangka mengantisipasi adanya tragedi terorisme di beberapa daerah,  pihaknya juga akan melaksanakan patroli gabungan bersama TNI-Polri. “Intinya, Satpol PP juga ikut serta menjaga hal-hal kemungkinan yang akan terjadi sehubungan dengan teror-teror tersebut. Bisa dalam bentuk patroli bersama atau bagaimana, kita siap membantu sesuai intruksi,” tegas Imron Roni kepada Inspirasi Post, Selasa (5/6/2018).

Kasatpol PP Kota Metro Imron Roni

Selain itu, apel pasukan ini sekaligus dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan selama bulan suci ramadhan. Pihaknya akan mengawal penerapan Perwali Kota Metro, terkait tempat hiburan malam dan panti pijat yang diatur jam bukanya. Selain itu, pihaknya juga akan berusaha meningkatkan disiplin bagi PNS dalam bekerja, salah satunya adalah melalui razia untuk pegawai yang keluyuran pada saat jam dinas.

Menurutnya, razia tersebut akan dilaksanakan secara tiba-tiba, jadi tidak ada yang tahu kapan waktu pelaksanaannya. Ia mengatakan, razia terhadap PNS yang keluyuran semata-mata sebagai upaya meningkatkan disiplin agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara optimal, dan target lokasi adalah pusat-pusat keramaian. Hal tersebut, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 53 tahun 2010,” ujarnya.

Lebih lanjut Imron Roni menambahkan, kalau masih ada yang suka keluyuran maka jangan salahkan Satpol PP apabila melakukan penertiban. Secara teknis, Satpol PP akan mendatangi beberapa tempat. Salah satunya kantor SKPD terkait. Ia mengatakan, PNS yang tidak hadir akan didata nama dan alasan ketidak hadirannya. Selain itu, anggota Satpol PP nanti juga akan disebar di lokasi lain. “Pasti ada sanksi bagi PNS yang bolos. Sesuai aturan berlaku.

BACA JUGA:  Persib Bandung 'Kandas' Oleh Bali United di 'Kandang Sendiri'

Imron Roni mencontohkan, jika PNS yang tidak masuk kerja adalah staf biasa, maka yang wajib memberikan penalti adalah kepala seksi. Sebaliknya, jika kepala seksi tidak masuk diberikan penalti oleh kepala bidang. Begitu seterusnya, jika kepala bidang tidak masuk kerja maka kepala dinas yang harus mengambil tindakan. “Jika kepala dinas yang tidak hadir, maka segera dilaporkan ke Sekretaris Kota (Sekkot) untuk diberikan sanksi,” jelasnya.

Selanjutnya, para PNS tersebut akan didata dan diserahkan kepada pimpinannya masing-masing untuk memberikan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan, yang sekiranya dapat memberi efek jera. “Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh PNS jajaran Pemkot Metro agar tidak keluyuran pada jam kerja,” tutup Imron. (Ipung/Red)

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)