Ibnu Budi Cahyana: Pramuka Membentuk Karakter dan Kepribadian

1670
Kepala SMA Negeri 3 Metro, Ibnu Budi Cahyana, S.Sos, M.Pd saat mengelar acara Gerakan Pramuka beberapa waktu lalu.

METRO, Inspirasi Post – Kepala SMA Negeri 3 Metro, Ibnu Budi Cahyana, S.Sos, M.Pd mengatakan, gerakan Pramuka merupakan, wahana penting untuk membentuk watak atau karakter dan kepribadian Nasional bagi generasi muda. Hal ini sesuai dengan UU No.12 Tahun 2010, tentang pembangunan kepribadian ditujukan untuk mengembangkan potensi diri serta memiliki akhlak mulia, pengendalian diri, dan kecakapan hidup bagi setiap warga negara demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, gerakan Pramuka adalah tempat untuk menempa keterampilan dan pengetahuan, memupuk jiwa disiplin, memupuk rasa kebangsaan, dan membina semangat kebersamaan bagi para anggotanya. “Sebab Adik-adik sendirilah yang kelak akan memetik manfaat positif dari keaktifan adik-adik di Gerakan Pramuka. Selain itu, pramuka adalah salah satu organisasi yang membentuk karakter siswa melalui ajang kreativitas yang positif. Maka dari itu, wadah yang telah ada ini harus selalu lebih aktif dalam membina para siswa untuk menumbuhkan jiwa keteladanan, kreatifitas dan inspirasi yang lebih baik di masa akan datang,” kata Ibnu Budi Cahyana, Senin (12/3/2018).

Lebih lanjut Ibnu mengatakan, terpenting dalam pendidikan, yakni menjadikan siswa SMAN 3 Metro memiliki sikap atau karakter yang baik dan benar sesuai dengan moral, nilai, dan ketentuan yang diharapkan oleh bangsa dan agama. pengalaman siswa yang telah mengikuti kegiatan pramuka, dapat dirasakan manfaatnya kemandirian. Misalnya, suatu saat kita mengalami kecelakaan di tempat terpencil jauh dari pemukiman, pramuka mengajarkan P3K, tali temali, dan sebagainya. Mendapat keluarga baru, misalnya tidak hanya di sekolah, di kota/desa, di Indonesia, bahkan di dunia pun karena “Pramuka” orang sedunia bisa bertemu seperti Jambore Dunia.

Kepala SMA Negeri 3 Metro, Ibnu Budi Cahyana, S.Sos, M.Pd

Pendidikan kepramukaan di sekolah ini sangat luar biasa, dengan kehadiran pramuka di kelas secara teori dan praktik hal yang sangat dinantikan oleh guru dan siswa. Kode kehormatan Pramuka terdiri atas janji (komitmen diri,red) dan ketentuan moral pramuka. Ketentuan moral pramuka inilah yang kemudian disebut sebagai Darma Pramuka yang terdiri atas Dwidarma (untuk pramuka siaga,red) dan dasa darma untuk pramuka penggalang, penegak, pandega, dan anggota dewasa,” ujarnya.

Masih di katakan Ibnu, kegiatan pendidikan kepramukaan dimaksudkan, yakni untuk meningkatkan kemampuan spiritual dan intelektual, keterampilan, dan ketahanan diri yang dilaksanakan melalui metode belajar interaktif dan progresif. Kegiatan pendidikan kepramukaan dilaksanakan, dengan menggunakan sistem among. Sistem among merupakan, proses pendidikan kepramukaan yang membentuk peserta didik agar berjiwa merdeka, disiplin, dan mandiri dalam hubungan timbal balik antar manusia.

BACA JUGA:  Lesty Putri Utami,SH Mkn, Srikandi Lampung 'Mengajak' Pola Hidup Sehat

Tentunya dewan guru SMA Negeri 3 Metro, dalam hal ini harus berperan aktif menyampaikan sosialisasi kepada siswa tentang pentingnya pendidikan pramuka di sekolah. Kemudian, membina siswa supaya benar-benar terarah dan ada hasil yang lebih maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Gerakan pramuka, kata dia, selaku penyelenggara pendidikan kepramukaan mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda sehingga memiliki pengendalian diri dan kecakapan hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global,” jelas Ibnu. (Ali/Red)
Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (Pimpinan Redaksi)