Hj.Putri Ernawati ‘Bunda Paud’Akan Berangkatkan Ratusan Unsur PAUD Lampung Timur Untuk Study Banding Ke Luar Daerah

242

Lampung Timur -Hj.Putri Ernawati Zaiful Bokhari ‘Bunda Paud’ Memberikan totalitas pengabdian di dunia pendidikan bagi perkembangan serta kecerdasan anak usia dini.

Hal ini menjadi ‘Energi Baru’ baru di dunia Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) yang ada di Kabupaten Lampung Timur, itu terungkap di sela acara Gebyar Paud yang berlangsung di Lapangan Merdeka 30 / 09 / 2019 siang tadi.

Pasca Gebyar Paud ‘Ratusan’ Orang dari Unsur PAUD yang terbagi dalam dua zona akan diberangkatkan ‘Study Banding’ guna melakukan pembelajaran serta pemahaman tatakelola pendidikan juga anak didik demi perkembangan dunia pendidikan anak usia dini ( PAUD ) di Kabupaten Lampung Timur.

Hj.Putri Ernawati Zaiful Bokhari atau kerap disapa ‘Bunda Paud’ saat memberikan keterangan disela sela jumpa pers dengan Himpunan Pewarta Indonesia ( HPI ) Lampung mengatakan, Ini merupakan suatu tanggung jawab bagi kami selaku orang tua dalam memberikan totalitas dalam pengabdian serta kinerja bagi perkembangan serta kecerdasan anak didik ataupun pendidik, maka salah satu progres nya dalam waktu dekat akan memberangkatkan Ratusan Pendidik untuk ‘ Study Banding’ ke Pulau Jawa untuk menggali ilmu sera manajemen tatakelola bagi sekolah maupun anak didik.

” Ini merupakan suatu tanggung jawab bagi kita sebagai orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi ‘Anak Bangsa’ , maka salah satu nya selain gebyar paud ini kamj dalam waktu dekat akan memberangkatkan ratusan tenaga pendidik dalam rangka ‘Study Banding’ ke Pulau Jawa agar mempelajari tatakelola manajemen pendidikan maupun bagi anak didik agar nantinya bisa diterapkan di Kabupaten Lampung Timur.” Tegas Bunda Paud Lampung Timur ini dengan semangat.

Untuk diketahui, Ratusan Unsur PAUD yang terbagi dalam dua zona sesuai program akan melakukan ‘Study Banding’ ke Daerah di Pulau Jawa yang telah melalui proses Analisa dan Kajian dari TIM PAUD Kabupaten Lampung Timur.

BACA JUGA:  KPI , Pengaturan Soal Kepemilikan dan Pemanfaatan Frekuensi Harus Jelas dalam UU Penyiaran Baru

( Red / Dha )