Genjot PAD, Dishub Kota Metro Tertipkan Administrasi

675
Kepala UPT Parkir, Hendi, SH saat berikan keterangan kepada Inspirasi Post terkait pendapatan retrebusi parkir.

METRO, Inspirasi Post – Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) disektor retrebusi parkir dengan menertipkan administrasi. Hal tersebut, sesuai Peraturan Walikota (Perwali) nomor 10 – 11 tahun 2010.

Kepala UPT Parkir, Hendi, SH mengatakan untuk mendongkrak pendapatan retrebusi parkir ada 3 (tiga, red) poin penting yang perlu di realisasikan dengan cara menertipkan administrasi. Seperti, persyaratan untuk menjadi petugas parkir, tempat yang di perbolehkan untuk parkir dan kewenangan Dishub untuk menunjuk petugas parkir,” tegas Hendi kepada Inspirasi Post, Kamis (22/3/2018) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Hendi mengatakan, selama saya baru menjabat menjadi UPT Pakir pada 7 Februari 2018, tidak menemukan berkas Perwali. “Oleh sebab itu, saya menghimbau kepada semua petugas parkir untuk memenuhi berkas tersebut dan sesuai dengan Perwali nomor 10 – 11 tahun 2010,” jelasnya.

Hendi mengatakan, pendapatan retrebusi parkir di Kota Metro terjadi penurunan dari 23 juta perminggu menjadi hanya 17 juta. “Oleh karena itu, pihaknya segera melakukan penertiban administrasi agar target PAD dapat tercapai.

Menurutnya, kantong parkir di Kota Metro tahun 2018 ini berjumlah 101 titik. Dari jumlah tersebut, 95 titik merupakan parkir khusus atau yang memang disediakan oleh pemerintah, sedangkan sisanya merupakan parkir umum yang berada di tepian jalan.

Sebenarnya, kata dia, kantong parkir di Kota Metro secara keseluruhan berjumlah 125 titik. Namun, 24 kantong parkir masih dalam tahap uji coba agar masuk dalam PAD Kota Metro lantaran belum memiliki kontinyu dalam setoran. Selain itu, jumlah parkir kategori umum yang sebelumnya berjumlah 24 titik, kini hanya berjumlah 11 titik. Ini, lantaran parkir umum di jalan Imam Bonjol tidak diperbolehkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  GAUNGKAN CINTA BAHARI, TNI AL TINGKATKAN KERJASAMA DENGAN TVRI

Hendi menambahkan, uang parkir yang ditetapkan Pemkot Metro untuk sepeda motor sebesar Rp. 1000 sedangkan untuk mobil Rp. 2000. Hal tersebut, sesuai dengan Perwali tahun 2016 lalu, dan pihaknya akan segera lakukan sosialisasi kepada petugas parkir bahwa tidak boleh meminta dengan paksa.

Kalau dikasih Rp. 2000 untuk motor ya kembalikan yang Rp. 1000. Cuma kalau ada pemilik motor yang ngasih Rp. 2000 kemudian dikembalikan yang Rp. 1000 tidak mau, ya tidak apa-apa,” jelas Hendi. (Ipung/Red)
Editor: Purwadi

Purwadi (Pimpinan Redaksi)