Geger !! Warga Temukan Kakek Tewas di Gubuk Miliknya

899
Ilustrasi: warga Dusun Talang Ogan Pekon Air Abang, Kecamatan Ulubelu Kabupaten Tanggamus di gegerkan dengan penemuan mayat.

TANGGAMUS, Inspirasi Post – Prayitno (76) warga Dusun Talang Ogan Pekon Air Abang, Kecamatan Ulubelu Kabupaten Tanggamus di temukan tewas di gubuk miliknya sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (26/4/2018).

Kapolsek Pulaupanggung AKP Budi Harto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma mengatakan, mayat kakek berusia 76 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh Idham Khalik  alias Binggul yang kebetulan melintas di kebun.

“Berdasarkan keterangan saksi, yakni Idham saat melintas di kebun mencium aroma menyengat. Kemudian saksi berusaha mencari sumber bau busuk tersebut dan  menemukan mayat laki-laki dalam posisi tertelentang di kebun tanpa pakaian. Hanya bercelana pendek dan sarung yang diduga korban selesai mandi hendak ke gubuk,” ungkap Budi Harto, Jumat (27/4/2018).

Lebih lanjut Budi Harto menjelaskan, lokasi ditemukan mayat sendiri sekitar 20 meter dari gubuk sementara jarak mayat dengan sumur sekitar 40 meter, kondisi mayat juga sudah membusuk dan menghitam. Kemudian, kata dia, saksi Idham langsung memanggil warga dan kemudian memberitahukan kepada aparat setempat guna meminta bantuan.

Masih di katakan Budi Harto, setelah memberitahukan kepada warga dan aparat pekon, warga beramai-ramai datang ke gubuk, ternyata ada yang mengenali korban kemudian malaporkannya kepada pihak keluarga, lalu keluarga lapor kepolisi. “Setelah mendapatkan laporan tersebut, aparat dari Pulaupanggung bersama tim medis dan keluarga langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Ulubelu dr. Ahmad Amirudin, mayat diperkirakan meninggal sudah 10 hari. Tidak dapat dilakukan pemeriksaan luar, sehingga penyebab kematian korban belum bisa dipastikan,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, berdasarkan penuturan pihak keluarga, Prayitno pergi meninggalkan rumah untuk berkebun pada Jumat 13 April 2018 sekira pukul 09.00 WIB dengan membawa sejumlah kebutuhan pokok. Sebagai bekal untuk bermalam di gubuk miliknya di tengah kebun. Sebab, menurut keluarga, hal ini memang sudah menjadi kebiasaan Prayitno sehingga pihak keluarga tidak menaruh curiga.

BACA JUGA:  Nah Lhoo !?!, KIP Propinsi Lampung Sarankan Langkah Hukum Sesuai UU yg Berlaku Kepada DPRD Kota Metro

Berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada korban dan berdasarkan keterangan pihak keluarga. Korban memang memilki riwayat penyakit darah tinggi, sehingga kematian korban diduga disebabkan karena sakit, keluarga juga sudah ikhlas dan keluarga langsung memakamkan,” pungkasnya. (Dbs/Red)

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)