Geger !! Anak Perempuan Asal Lampung Hilang dan Ditemukan di Indramayu

1814
Siti Kholifah (9) gegerkan medsos dan saat ini, bocah malang tersebut dititipkan di Dinas Sosial Indramayu Jawa  Barat.

BANDAR LAMPUNG, Inspirasi Post – Seorang anak perempuan yang hilang Siti Kholifah (9), gegerkan media sosial (medsos) dan saat ini bocah malang tersebut dititipkan di Dinas Sosial Indramayu Jawa  Barat. Pasalnya, Siti Kholifah anak dari Sadiil warga Dusun Curup Jaya Desa Baturaja, Kecamatan Punduhpedada Pesawaran.

Kapolsek Padangcermin AKP Zulkifli Rusli membenarkan, bahwa  Siti Kholifah yang hilang anak dari Sadiil dan akan berangkat ke Indramayu untuk menjemput anaknya tersebut. Zulkifli membantah, bahwa Siti Kholifah bukan kabur dari rumah orang tuanya di Desa Sukarame.

Karena anak ini, kata dia, tinggal bersama neneknya di Indramayu. Kita masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak keluarga yang rencananya akan berangkat ke Indramayu,” ungkap Zulkifli mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi, Sabtu (5/5/2018).

Tempat terpisah, Kepala Desa Baturaja Rukun Purwadi mengatakan, Siti Kholifah yang merupakan buah hati pasangan Sadiil dan Jeniyah Warga Dusun Curup Jaya Desa Baturaja, Kecamatan Punduhpedada Pesawaran sudah 5 bulan terakhir tinggal bersama neneknya di Tasikmalaya.

“Memang benar itu warga kita. Tapi dia (Siti Kholifah, red) bukan kabur dari Lampung. Menurutnya, sudah lima bulan ikut bersama neneknya di Indramayu. Kalau penyebab Siti Kholifah kabur dari rumah neneknya, kami belum tahu secara pasti. Besok (Minggu, red) orang tua Siti akan berangkat jemput anaknya di Indramayu,” jelasnya.

Lebih lanjut Rukun Purwadi menambahkan, kedua orang tua Siti, Sadiil dan Jeniyah sudah lama bercerai, serta masing-masing sudah menikah lagi. Dimana pasca perceraian, sejak lahir hingga umur 9 tahun, Siti tinggal bersama ibunya di Desa Baturaja. Sedangkan ayahnya tinggal di Desa Sukarame. Dimana kampung halaman Sadiil berasal dari Indramayu,” pungkasnya. (Ant/Red)

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Sebut Terorisme di Surabaya Biadab, Negara Tak Akan Biarkan Tindakan Pengecut Ini

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)