Gagal Nyalip, PNS Lampura Tewas Terlindas Dump Truk

5692
Kapolres Lampura, AKBP Eka Mulyana di bantu warga saat mengevakuasi korban lakalantas tewas seketika terlindas Dump Truk. Foto Ist Dbs

Lampung Utara, Inspirasi Post – Khamdan (57) warga Bukit Kemuning yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), tewas seketika setelah terlindas ban mobil Dump Truck. Pasalnya, saat kejadian Kapolres Lampung Utara (Lampura), AKBP Eka Mulyana sedang Patroli di jalan Lintas Sumatra, dengan spontan turun dari kendaraannya dan langsung membantu mengevakuasi korban.

Kanit Patroli Polsek Bukit Kemuning, Ipda Saiful Anwar mengungkapkan, bermula saat pengemudi kendaraan sepeda motor honda revo berjalan dari arah Ogan Lima menuju Bukit Kemuning hendak mendahului mobil Dump truck BE 9094 CU.

Kemudian, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari arah berlawanan datang mobil truck (tidak diketahui identitasnya, red). Sontak korban kaget, lalu terjatuh masuk ke kolong mobil Dump truck yang hendak didahului nya, sehingga terlindas ban belakang sebelah kanan dan mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat,” jelas Saiful Anwar kepada Wartawan, Rabu (28/3/2018).

Saiful Anwar menambahkan, akibat kecelakaan yang dialami korban sampai meninggal dunia, karena mengalami luka robek pada tangan kanan, patah pada leher dan hancur dibagian kepala bagian atas. “Sedangkan pengemudi mobil Dump truck, dengan identitas atas nama Abdul Sukur (41) warga dusun satu, Desa Lecah Kecamatan Lubai Ulu Kabupaten  Muara Enim tidak mengalami luka apapun, sehat jasmani dan rohani,” pungkasnya.

Menyikapi hal itu, Kapolres Lampura, AKBP Eka Mulyana menghimbau, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaanya saat berkendaraan di jalan raya dengan hati hati. Paling tidak, sudah berusaha menjaga ketertiban dan mengutamakan keselamatan untuk diri sendiri dan juga orang lain.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Lampura, untuk selalu berhati-hati saat berkendara dijalan raya, utamakan keselamatan dari pada kecepatan,” himbaunya. (Ricki/red)

BACA JUGA:  Mustafa : Satukan Hati Perjuangan Belum Berakhir

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (PIMPINAN REDAKSI)