FORPETRA Minta Pemerintah Kota Metro Berikan Fasilitas ” Yang Layak ” Bagi Pedagang Tradisional

284

Kota Metro – Sentra perdagangan merupakan penyumbang PAD ( pendapatan asli daerah ) terbesar di Kota Metro. Tetapi hal tersebut berbanding terbalik dengan fasilitas yang ada , Sangat ” Miris ” sekali. Forpetra ( Forum Pedagang Tradisional, red ) meminta secara khusus kepada Pemerintah Kota Metro untuk membenahi fasilitas publik tersebut , 5/1/2019.

Ade Saputra , Ketua Umum FORPETRA ( Forum Pedagang Tradisional ) bersama jajaran saat diskusi santai dengan Inspirasi Post , 05 / 01 / 2019

Ade Saputra , Ketua Umum FORPETRA ( Forum Pedagang Tradisional ) Kota Metro saat diwawancarai oleh Inspirasi post mengatakan ,

” Pedagang tradisional merupakan pilar kekuatan ekonomi kerakyatan dan sudah seharus nya pemerintah secara spesial memberikan fasilitas yang sangat baik agar arus transaksi ekonomi berjalan maksimal , tentunya akan berdampak positiv bagi para pedagang serta Kota Metro ,” jelas aktivis muda ini.

” Jika fasilitas publik ini baik serta pedagang dan pembeli nyaman sudah barang tentu menjadi sebuah harapan dan keinginan bersama , maka saya sebagai penyambung lidah para pedagang tradisional ini meminta secara tegas agar fasilitas publik dibenahi oleh pemerintah serta kami diberi ruang untuk memberikan aspirasi , ” tegas nya.

Seperti diketahui , Salah satu sentra perdagangan yaitu TPS Eks Terminal Kota Metro saat ini kondisi nya sangat memperihatinkan , dari kondisi jalan yang becek dan berlubang , Tidak ada Penerangan yang layak hingga kondisi lain yang jauh dari kata layak.

Pasar yang dikelola oleh pihak pengembang pun tidak mampu menampung jumlah pedagang yang ada.

Tps Terminal Kota Metro merupakan ruang ekonomi publik yang sengaja disediakan oleh Pemerintah sebagai lahan relokasi para pedagang yng digusur beberapa tahun silam dari berbagai titik seperti Pasar Chendrawasih , Nuban Ria dan Kopindo Kota Metro.

Forum Pedagang Tradisional ( FORPETRA, red ) merupakan organisasi yang menaungi pedagang mikro dan menengah , serta komitmen memperjuangkan hak hak pedagang tradisional sebgai perwujudan melestarikan kearifan lokal indonesia dan ekonomi mikro yang merupakan pilar kekuatan ekonomi.

BACA JUGA:  Mantan Ketua KPK 'Keburu Ditangkap' Saat Bongkar Skandal BLBI

( Redaksi )