DPRD Propinsi Lampung Minta Pihak Kepolisian ‘Serius’ Tangani Kejahatan Sesksual Pada Anak Dibawah Umur

127

Lampung Selatan – Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi V Lesty Putri Utami, melakukan kunjungan ke rumah Keluarga IT yang diduga menjadi korban pencabulan anak dibawah umur, Jum’at (09/10/2020).

Kunjungan tersebut juga didampingi oleh jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Propinsi Lampung serta DPC Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur,

Kunjungan ‘ Srikandi Rakyat’ sapaan untuk Legislator Lesty Putri Utami kala itu bersama Tim dan Tenaga Ahli Anggota DPRD Propinsi Lampung, Hal tersebut merupakan implementasi nyata kinerja serta silahturahmi kepada Keuarga korban ‘Kekerasan Seksual Anak Dibawah Umur’ yang berada di Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, Disambut oleh jajaran Aparatur Desa, Sekretaris Desa (Sekdes), Kepala Dusun (Kadus),beberapa tetangga dan kerabat Korban.

Lesty Putri Utami, Politisi PDI-P Sekaligus Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Kalangan Milenial. – Brigade News

Sesuai amandemen Undang-Undang yang berlaku, Peraturan Daerah (Perda) No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, Lesty juga tengah gencar mensosialisasikannya, Legislator yang dikenal kritis dalam memperjuangkan hak anak dan rakyat kecil ini.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung memiliki Perda tentang Perlindungan Anak, salah satu tujuaan Perda ini, mewujudkan Lampung sebagai Provinsi Layak Anak.

Anggota DPRD Provinsi Lampung yang akrab disapa Bunda Lesty megatakan, bahwa kehadirannya kali ini dalam rangaka silaturahmi terhadap Keluarga dan Anak Bangsa yang diduga menjadi korban kejahatan asusila.

“Ketika saya mendapatkan informasi dan berita dari kawan-kawan HPI terutama Yudha selaku Ketua DPW Provinsi Lampung, membuat diri saya tergerak menyambangi pihak keluarga sekaligus melihat keadaan IT selaku Korban asusila, maka dari itu saya kabarkan kepada teman-teman HPI bahwa hari ini saya ingin berkunjung kerumah IT,” ucapnya.

Masih dikatakan Lesty, “karna ini adalah permasalahan yang menyangkut Generasi Bangsa, kita harus menanggapinya dengan serius, maka dari itu pesan dan kesan saya kepada Adik-adik Generasi Penerus,
kita harus mawasdiri, berhati-hati dalam bergaul, dalam berteman, perbaiki ahlak kita, taat kepada Orang Tua, rajin Ibadah dan semoga memiliki pemikiran kedepan untuk lebih baik lagi tentunya,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Bertemu US-ASEAN Business Council, Presiden Diskusi tentang Peringkat EoDB Indonesia

Sementara itu, Yudha Saputra, Ketua DPW HPI Provinsi Lampung dalam pernyataan nya kepada awak media mengatakan,

“Permasalahan ini adalah kejadian serius yang harus cepat di tanggulangi, Saya telah sharing dengan jajaran Dewan Penasehat DPW HPI Lampung juga Kanda Seto Mulyadi, Maka dalam hal ini saya minta jajaran HPI Lampung untuk  terus mengawal permasalahan ini hingga tuntas, agar hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya, untuk kawan-kawan Pers mari kita bersama-sama saling memberi suport, agar Hukum di Indonesi bisa di jalankan sesuai dengan amanat Undang-Undang,”

” Saya telah instruksikan kepada wakil ketua bidang hukum DPW HPI Lampung untuk mempersiapkan Tim pengacara agar kinerja rekan wartawan yang ada dalam tim kerja ini juga dapat terlindungi dalam menjalani kegiatan jurnalistiknya” Tegas Pria yang dikenal kritis ini.

Sampai Diterbitkannya Pemberitaan ini, Perkara yang menimpa IT (14 ) masih dalam pemerikasaan Polres Kota Metro, DPW HPI Propinsi Lampung juga telah bersilahturahmi ke Polda Lampung untuk memberikan support kepada Penegakkan Hukum serta meminta secara tegas agar Keadilan ditegakkan seadil-adilnya atas Nasib yang menimpa Anak Bangsa ini.

( Red / Dha / Ali )