Dor – Dor !! Demo Ratusan Massa PMII, Terdengar Suara Letusan Senjata Api

887
Aksi demonstrasi PMII di Kantor DPRD Lampung berakhir ricuh, Selasa, 6/3/2018. Pasalnya, mahasiswa kecewa dengan hasil audiensi terkait revisi UU MD3.

BANDAR LAMPUNG, Inspirasi Post – Terdengar letusan senjata api di Kantor DPRD Provinsi Lampung, lantaran massa merangsek masuk secara paksa hingga kaca pintu dewan pecah. Pasalnya, ratusan massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menolak Revisi UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), Selasa (6/3/2018) siang.

Massa PMII Bandar Lampung tersebut menyatakan, revisi UU MD3 telah membungkam rakyat untuk berpendapat. Revisi UU MD3 ini, dinilai menjadikan DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat anti kritik dan kebal terhadap hukum. Bahkan,adanya UU MD3 pun dinilai bertolak belakang dengan iklim dinegara RI karena menganut Demokrasi, yang mana dalam UU MD3 Point 73, berbunyi bila ada oknum dan kritikan terhadap pemerintah akan dikenakan pidana.

Aksi demonstrasi PMII di Kantor DPRD, Selasa, (6/3/2018) dan kaca pintu depan lantai IIa Gedung DPRD pecah.

“Aksi yang awalnya berlangsung damai itu, tiba-tiba ricuh ketika ratusan orang memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Lampung. Sontak anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang berjaga menahan massa. Saat itulah terjadi kericuhan, dan kaca pintu depan lantai IIa Gedung DPRD pecah.

Massa yang mayoritas menggunakan almamater itu, sebagian ada yang tertahan di depan dan belum sempat masuk ke gedung. Sampai salah seorang anggota kepolisian, mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau massa.

Atas revisi UU MD3 ini pun, PMII menuntut Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) UU MD3. Massa PMII Bandar Lampung, juga menuntut DPRD Provinsi Lampung menyampaikan tuntutan ke DPR RI. PMII juga mengajak seluruh elemen masyarakat menolak revisi UU MD3.

Editor: (Purwadi / Dbs)

Purwadi Ardi (Pimpinan Redaksi)
BACA JUGA:  LSM Getar Metro Soroti Parkir Tanpa Karcis, Diduga Pungutan Liar