Dirut Perumda RHJ  Marjeni: Wartawan Diharapkan Dapat Menularkan “Virus Cinta Batik”

36

Inspirasi Post || 09 November 2021

ROKAN HULU–Batik kini sudah menjadi identitas Indonesia  di kancah internasional. Keberadaannya sebagai warisan budaya juga sudah diakui masyarakat dunia.

Ada hal yang membanggakan Dua Wartawan yang bertugas di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), ketika 2 Oktober 2021 lalu, mendapat Baju Batik  dari Dirut Perumda RHJ  Marjeni, SE, MM.

Kedua wartawan Penerima itu, Rian Alfian  (Bendahara JOIN) dan Endar Rambe S Sos,i (Sekretaris IWO), namun muncul dibenak Wartawan, kenapa Dirut Perumda RHJ  Marjeni, SE, MM memberikan Batik Rohul jenis Sucuriang.

Ternyata, makna filosofis yang terkandung dalam tiga Batik Rohul, untuk Motif Sicuriang artinya, Berhitung, Orang Rohul itu penuh perhitungan dalam mengambil keputusan, dalam dunia demokrasi Orang Rohul dalam memilih wakilnya atau pemimpinnya melalui perhitungan suara.

Komunikasi non verbalnya, cocok dan elegan, karena memang Pers itu,  sebagai pilar keempat di Negara demokrasi, jadi sudah sesuai  dengan Batik Rohul  jenis Sicuriang.

Meskipun ada dua motif lainnya, yakni  Motif  Suluo Kekaik artinya, saling terkait, Orang Rohul itu saling berkaitan, saling bersaudara, saling menghargai dan saling bekerjasama untuk membangun kampung halaman.

Motif Sesuli Banja artinya, Bunga ladang beraneka ragam, Negeri Rohul itu Pluralisme, hidup beraneka ragam suku bangsa dengan rukun dan damai, hal ini menjadi sumber keindahan, kekuatan dan kemajuan Rohul.

“Batik bukan hanya sebuah seni, tetapi juga kebanggaan yang harus kita jaga dan pertahankan,” ujar Rian Alfian diamini Endar Rambe,  Selasa (9/11/2021).

“Terimakasih banyak pada  Dirut Perumda RHJ  Marjeni, SE, MM,  Direktur Pengembangan Bisnis Fitri Ruliani, ST dan Staf Marketing Kasmawati, MIP,” sambung Endar Rambe S Sos, i

Sementara, menurut Dirut Perumda RHJ  Marjeni, SE, MM, batik salah satu warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya.

“Terutama sahabat kami Wartawan yang diharapkan dapat menyebarkan dan menularkan “Virus Cinta Batik” ke seluruh  Masyarakat Bumi Lancang Kuning, bahkan Indonesia, sehingga batik tetap lestari.

Ia mengatakan, Rohul sudah selayaknya mengangkat potensi Batik khas Rohul. “Batik  khas Rohul memiliki karakteristik yang berbeda dengan daerah lain, dan ini perlu dipertahankan,” katanya.

Keterangan Gambar: Dirut Perumda RHJ  Marjeni, SE, MM dan   Direktur Pengembangan Bisnis Fitri Ruliani, ST

Keterangan Gambar: Rian Alfian  (Bendahara JOIN) dan Endar Rambe S Sos, i (Sekretaris IWO)

BACA JUGA:  PT TAL Kuansing Paksa Warga Minum Air Campur Limbah, Aktivis Larshen Yunus Siapkan Laporan ke Polda Riau