Dinas Koperasi UMKM Metro, Buka Peluang Bantuan Wirausaha Pemula

1348
Kepala Dinas Koprasi UMKM Kota Metro, Misnan, S.Sos menjelaskan, melalui Pemerintah membuka peluang bantuan untuk wirausaha pemula. (foto: Purwadi).

 

Metro, Inspirasi Post – Pemerintah Kota Metro berupaya tingkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,dan melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) membuka peluang untuk bantuan wirausaha pemula. Hal tersebut sesuai dengan amanat peraturan Menteri Keuangan Nomor : 168/PMK.05/2015 tentang mekanisme pelaksanaan anggaran bantuan Pemerintah.

Kepala Dinas Koprasi UMKM Kota Metro, Misnan, S.Sos. mengatakan meski dana bantuan sosial telah dihapuskan, namun Kementerian Koperasi dan UKM tetap menggulirkan program kewirausahaan yang bertajuk wirausaha pemula pada tahun ini. Skema yang digunakan untuk bantuan pemerintah, sesuai dengan amanat peraturan Menteri Keuangan Nomor : 168/PMK.05/2015 tentang mekanisme pelaksanaan anggaran bantuan Pemerintah pada Kementerian atau Lembaga,” kata mantan Kabag Protokol Bupati Lamteng, Misnan kepada Inspirasi Post, Senin (5/3/2018).

Lebih lanjut Misnan menambahkan, adapun persyaratan untuk mendapatkan bantuan, adalah telah memiliki rintisan usaha Individu dan potensi untuk mengembangkan usaha yang telah berjalan minimal enam bulan dan maksimal tiga tahun. Hal tersebut
bisa dibuktikan, seperti dengan foto tempat usaha dari sisi jalan, tampak depan, ruangan dalam dan proses produksi serta dokumen yang telah diuploud dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 3 MB,” ujarnya.

Menurutnya, persyaratan untuk mengajukan bantuan, yaitu belum pernah menerima bantuan sejenis, maksimal berusia 45 tahun, pendidikan minimal SLTP atau sederajat, telah mengantongi izin usaha yang resmi dan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Nasional. Selanjutnya, kata Misnan, memiliki sertifikat pelatihan, memiliki rekening tabungan aktif dari Bank Pemerintah, surat rekomendasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten atau Kota dan proposal usaha serta surat rekomendasi Provinsi,” ucapnya.

“Ia mengatakan, bagi para Usaha Kecil dan Menengah (UKM) meskipun telah berjalan kadang terkendala oleh kekurangan modal. Sehingga, memang perlu peran aktif Pemerintah Pusat dan Daerah melalui pemberian bantuan dana yang bersumber dari bantuan Pemerintah.

“Selain itu, UKM juga bisa mendapatkan dana lainnya, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan bantuan dana yang diberikan untuk membiayai usaha produktif segment mikro, kecil, menengah, dan koperasi yang layak atau feasible namun belum bankable. Bantuan dana ini, diberikan kepada suaha berskala kecil yang sudah berjalan selama 1 sampai 2 tahun,” jelasnya.

BACA JUGA:  Walikota Depok 'Sigap' Atasi Amblasnya Jembatan Mampang

Lanjut Misnan menuturkan, Kredit Tanpa Agunan (KTA) merupakan bantuan dana dalam bentuk pinjaman tanpa jaminan. Artinya, tidak membebankan calon nasabah untuk mempersiapkan suatu aset dijadikan jaminan atas pinjaman tersebut. Dengan begitu, kata Misnan, meski tak ada aset yang dijaminkan pelaku usaha tetap bisa mendapatkan pinjaman tersebut.

Namun pihak bank, hanya mengambil keputusan pemberian kredit berdasarkan pada riwayat kredit dari pemohon kredit secara pribadi. Biasanya KTA hanya bisa dicairkan, untuk usaha yang skalanya telah menengah yang sudah visible dan bankable dengan masa usaha berjalan selama 3 sampai 5 tahun,” tutup Misnan.
Editor: (Purwadi / Red)

Purwadi Ardi (Pimpinan Redaksi)