Die Jugend Lampung ‘ Gelorakan ‘ Masyarakat Peduli Lingkungan 4.0

265
Tim Pembentukan DPW HPI Lampung dalam satu acara bersama seluruh elemen Pemerintahan dan Forkopimda

Kota Metro – Sebagai sebuah formulasi atas kepedulian terhadap problematika Lingkungan Hidup dan Tatakelola Sampah saat ini yang sangat mengkawatirkan, sejumlah pemuda yang tergabung dalam N.G.O Die Jugend Lampung, Gelorakan semangat mewujudkan ‘ Masyarakat Peduli Lingkungan 4.0’, yang berlangsung di Aula SMK KP Gajah Mada Kota Metro, Jumat (23/08/19).

Tampak hadir tamu undangan, Gubernur Lampung yang di wakili Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Lampung, Walikota Metro yang di wakili oleh Ass 1, Kepala Dinas Kominfo , Bappeda Kota Metro , Kepala Sekolah SMK Gajah Mada, Jajaran Forkopimda, beserta siswa dan siswi SMK Gajah Mada  Kota Metro.

 

Direktur Eksekutif Die Jugend Lampung, Wahyu P, didalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada OPD terkait di Lingkungan Pemkot Metro dan kepada Kepala SMK KP Gajah Mada Kota Metro, yang telah memberikan suport kepada Die Jugend Lampung, sehingga acara ini dapat terselenggara dengan lancar.

 

Menurut Wahyu, kegiatan ini adalah acara perdana dari NGO (non-governmental organization) yang bernama Die Jugend Lampung, yang artinya Pemuda-pemuda Lampung.

“Diselenggarakannya Eco Society Lab Mewujudkan Masyarakat Peduli Lingkungan di Era 4.0, dikarenakan fenoma yang ada adalah permasalahan soal penanganan lingkungan khususnya pengolahan limbah yang sampah saat ini masih terpusat pada tugas pemerintah, yang seharusnya hal tersebut juga merupakan tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat”, terangnya.

“Melalui kegiatan ini, kami juga menawarkan reporter hijau, yakni kader-kader jurnalis yang terfokus terhadap keadaan lingkungan, yang akan memantau, mengawasi, memberikan informasi mengenai keadaan lingkungan yang ada. Kita juga akan mengenalkan kotak sampah 5L, yang mana kita diajarkan untuk membuang sampah sesuai jenisnya dan terpilah-pilah”, tambah Wahyu.

Sementara itu, didalam sambutan Walikota Metro, yang disampaikan oleh Asisten I, Ridhwan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang merupakan wujud kepedulian dan peran serta saudara-saudara sekalian untuk membantu Pemerintah Kota Metro membangun dan menjaga kebersihan lingkungan di Kota Metro.

BACA JUGA:  Ada Apa ?!?, Kejaksaan Tinggi Lampung Datangi Pemkab Lampung Barat

Diketahui bersama, di tahun 2018 timbunan sampah Kota Metro perhari bila dihitung dari jumlah penduduk Kota Metro adalah kurang lebih 66,47 ton/hari, sedangkan banyaknya jumlah sampah yang baru terlayani adalah 48,84 ton/hari.

“Oleh karena itu, kegiatan yang diselenggarakan oleh Die Jugend Lampung pada kesempatan ini diharapkan Mampu mendukung terselesaikannya masalah Lingkungan khususnya persampahan di Kota Metro dan memberikan wawasan serta pengetahuan dalam memperaktikan pengelolaan sampah di tengah-tengah masyarakat”, ucap Ridhwan.

 

Lanjutnya, Gubernur Lampung dalam hal ini diwakili oleh Plt Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Ce’na, mengatakan terkait dengan permasalahan sampah, bahwa pemerintah telah melakukan upaya pelestarian lingkungan.

Berdasarkan survei, Indonesia merupakan salah satu penghasil sampah plastik terbesar di dunia. Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan upaya untuk menangani permasalahan tersebut.

“Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengambil langkah-langkah nyata dalam pengelolan sampah dengan sebaik-baiknya, tentu hal ini harus dilakukan bersama dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota dan seluruh elemen masyarakat”, kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung.

“Menuju Lampung bebas sampah tahun 2020, perlu dilakukan upaya nyata yang berkelanjutan, salah satunya dengan mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat”, jelasnya.

“Gubernur Provinsi Lampung sangat memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak khususnya kepada Die Jugend Lampung, Gubernur berpesan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk segera melakukan pengelolaan sampah di masing-masing daerah, sehingga target Lampung bebas sampah tahun 2020 dapat tercapai”, tutup Ce’na.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan Deklarasi Bumi Hijau, beserta simbolis peluncuran Kotak Sampah 5R, dan berlanjut dengan penanaman pohon.

( Red / Elz )