Diduga Puntung Rokok, Kakek Ditemukan Tewas Terpanggang

768
Tim identifikasi dari Polres Metro mengevakuasi korban, dan membawanya ke RSU A. Yani Metro untuk dilakukan visum.

METRO, Inspirasi Post – Telah terjadi kebakaran di tempat tidur, jalan Nanas II Rt/Rw 037/010 Kelurahan Karangrejo Kecamatan Metro Utara dan mengakibatkan Tugimin Bin Saikromo (84) meninggal dunia, Senin (26/2/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

Ditempat kejadian perkara, Kelik salah satu saksi mengatakan, berawal melihat ada asap dari rumah korban lalu bersama warga mendatanginya. Kemudian, usai berhasil memadamkan api, warga setempat menemukan kakek tewas terpanggang diatas kasur,” kata Kelik kepada Inspirasi Post, Senin (26/2/2018).

Korban tewas terbakar saat bawa ke RS A. Yani Metro akan di lakukan Visum.

Masih di katakan Kelik, dari kejadian itu, menghanguskan ruang tempat tidur. Menurutnya, belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun dari informasi yang didapat beberapa dugaan penyebab kebakaran, yakni akibat puntung rokok,” terangnya.

Dilokasi kejadian, Kapolsek Metro Utara, AKP Indriyanto mengungkapkan, korban tewas diduga kuat terbakar akibat sambaran percikan api rokok yang mengenai kasurnya. Sebagaimana keterangan anaknya, bahwa korban kerap merokok saat akan tidur. Diketahui kejadian ini, pertama kali oleh warga sekitar yang melihat ada kepulan asap dari rumah korban. Merasa curiga, warga tersebut mendatanginya, kemudian bersama warga lainnya berusaha memadamkan api yang membakar tempat tidur korban, dan ditemukan korban sudah tewas dengan kondisi hangus terbakar,” tegasnya.

Lurah Karangrejo, Saifullah mengatakan, kejadian itu setelah magrib. Saat ditemukan warga, korban sudah dalam keadaan hangus di atas tempat tidurnya. Korban Tugimin, tinggal di rumah bersama 2 anaknya, 3 anak lainnya merantau. “Belum diketahui pasti apa penyebabnya, korban masih perlu di otopsi dan diselidiki pihak kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut keterangan anak korban, Sumar Jiyono mengatakan, ayahnya dalam keadaan sakit tua dan korban berjalan tertatih tatih. Selama ini, korban tinggal sendirian di atas bangunan rumah berbentuk semi permanen dindingnya terbuat dari gerebik,” pungkasnya.

BACA JUGA:  DPC KWRI 'Sambut Positif' Musyawarah Insan Pers Tergabung di Global Media Grup

Dalam kejadian tersebut, tim identifikasi dari Polres Metro turun di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis Police line. Selanjutnya, petugas langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke RSU A. Yani Metro untuk dilakukan visum. Kemudian, korban di serahkan kepada pihak keluarga. (Sampurna)

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (Pimpinan Redaksi)