Dar – Dar !! BNN Berhasil Menembak Gembong Narkoba dan Satu Tersangka Melarikan Diri

443
Salah satu pelaku gembong narkoba di tembak tim BNN, sebab saat di tangkap melakukan perlawanan. Barang bukti yang disita dari pelaku Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1 (satu) tas koper,  dan belum diketahui volumenya.

Medan, Inspirasi Post – Petugas tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sematra Utata (Sumut), berhasil menangkap dan menembak salah satu gembong narkoba yang mencoba melakukan perlawanan, Selasa (20/03/2018) sekira 07.45 Wib di Jalan Tritura tepatnya di depan sekolah Prime One school Medan.

Saat di lakukan penangkapan, sekira 09.45 Wib tersangka gembong narkoba melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Sehingga, tim BNN Pusat terpaksa melukakan tembakan kearah punggung dan pelurunya menembus ke perut. Kemudian, pelaku yang kena tembakan sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan perawatan,” jelas Kepala BNN Provinsi Sumut, Brigjend Marsauli Siregar kepada Wartawan, Selasa (20/3/2018).

Sementara itu, barang bukti yg disita dari pelaku Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1 (satu) tas koper yg belum diketahui volumenya dan satu unit mobil toyota fortuner warna silver no pol BM 1377 RE dan satu buah KTP atas nama Ambri Harahap. Ia mengataka, pelaku berjumlah 3 orang, satu pelaku atas nama Ambri Harahap sudah dilumpuhkan dan kemudian dibawa kerumah sakit bhayangkara Polda Semut, satu orang pelaku masih melarikan diri serta satu orang pelaku msh dibawa tim BNN Pusat untuk dilakukan pengembangan,” pungkasnya.

Tempat terpisah, Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso memerintahkan anggotanya, agar bertindak tegas dengan menembak mati setiap pengedar narkoba. Dia menilai, cara itu cukup efektif untuk memutus mata rantai penyelundupan dan peredaran narkoba di Indonesia.

“Penegakan hukum di Indonesia selama ini kurang tegas dalam hal masalah narkotika. Itu sebabnya Indonesia menjadi negara sasaran bagi 11 negara penyuplai obat-obatan terlarang,” ujar Budi Waseso.

Untuk itu, sejak menjabat sebagai Kepala BNN, Buwas, sapaan akrabnya, telah membekali anggota BNN dengan pistol. “Tidak perlu pakai peluru hampa atau peluru karet. Tidak ada lagi tembakan peringatan bagi pengedar narkoba. Tidak perlu buang-buang peluru lagi. Saya perintahkan, untuk tembak langsung tanpa peringatan,” tegas Buwas seperti dikutip Antara.

BACA JUGA:  Posmat TNI AL Belinyu Bersama Gugus Tugas Covid-19 Prov.Kep.Babel Periksa ABK KIP 

Dia menjelaskan, perintah tembak langsung itu ditanamkan kepada segenap anggota BNN baik pusat maupun daerah karena penyelundup maupun pengedar narkoba selalu memperbarui modus demi dapat meloloskan suplai dari luar negeri. (Hiroyuki/Dbs)
Editor: Purwadi